Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Tak Terbendung! Jamaluddin Jompa Sapu Bersih Pilrek Unhas 2026

×

Tak Terbendung! Jamaluddin Jompa Sapu Bersih Pilrek Unhas 2026

Sebarkan artikel ini
Jamaluddin Jompa ditetapkan sebagai Rektor Unhas periode 2026–2030
REKTOR - Jamaluddin Jompa resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 setelah meraih kemenangan mutlak dalam Pemilihan Rektor yang digelar Majelis Wali Amanat (MWA) di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026). (foto/ist)

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Dominasi tanpa perlawanan berarti. Jamaluddin Jompa kembali mengamankan kursi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030.

Ia meraih kemenangan mutlak dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) yang digelar Majelis Wali Amanat (MWA), Rabu (14/1/2026).

Pemilihan berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Agenda Pilrek Unhas ini sebelumnya dijadwalkan pada hari Senin (12/1/2026), namun diundur ke hari Rabu (14/1/2026).

Dalam pemungutan suara, Jamaluddin Jompa yang akrab disapa Prof JJ unggul telak dengan perolehan 23 suara dari total 24 suara MWA.

Sementara itu, Prof Budu hanya memperoleh 1 suara dan Prof Sukardi Weda tidak mendapatkan suara.

Ketua MWA Unhas, Andi Alimuddin Unde, membacakan langsung berita acara penetapan hasil pemilihan rektor.

“Sesuai berita acara perhitungan suara tanggal 14 Januari 2026 yang dibuat oleh panitia pemilihan rektor Unhas, Majelis Wali Amanat dengan ini menetapkan Prof Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Unhas periode 2026–2030,” ujarnya.

Baca juga: ⇒  Dialog Terbuka Calon Rektor Unhas 2026–2030: Mahasiswa Sampaikan Aspirasi dan Harapan

Proses Pemilihan Rektor

Komposisi suara MWA Unhas berasal dari unsur internal dan eksternal kampus.

Salah satu unsur strategis adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan bobot 35 persen atau setara sembilan suara.

Dalam rapat paripurna tersebut, tiga anggota ex-officio MWA tidak hadir secara langsung, yakni Menteri Dikti Saintek Brian Yuliarto, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Ketua Umum IKA Unhas Andi Amran Sulaiman.

Akan tetapi mereka diwakili oleh pejabat yang ditunjuk secara resmi.

Panitia Pemilihan Rektor Unhas menegaskan ketidakhadiran langsung sejumlah anggota ex-officio tidak memengaruhi legitimasi pemilihan.

Karena seluruh suara tetap tersalurkan melalui perwakilan sah.

Sebelum pemungutan suara di tingkat MWA, Jamaluddin Jompa juga unggul dalam penjaringan calon rektor oleh Senat Universitas Hasanuddin.

Dari total 94 anggota senat, Prof JJ meraih 74 suara, Prof Budu memperoleh 18 suara, dan Prof Sukardi Weda mendapatkan 1 suara. Tiga bakal calon lainnya tidak memperoleh suara.

Dalam sambutannya, Jamaluddin Jompa menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin Unhas pada periode kedua.

“Saya yakin dan percaya, tanpa dukungan bapak, ibu, dan teman-teman semua, capaian ini tidak mungkin diraih. Jika itu tidak menjadi pertimbangan, saya tidak akan terpilih kembali,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, Jamaluddin Jompa dipastikan akan melanjutkan kepemimpinan Universitas Hasanuddin hingga tahun 2030.

Baca juga: ⇒ Gegara Ludahi Kasir, Dosen UIM Makassar Dipecat

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250