Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahLokal

Wawali Kota Parepare Bersama Forkopimda Pantau Pelabuhan, Pastikan Arus Balik Terkendali

×

Wawali Kota Parepare Bersama Forkopimda Pantau Pelabuhan, Pastikan Arus Balik Terkendali

Sebarkan artikel ini
arus balik penumpang di pelabuhan parepare mencapai 5000 orang dipantau wakil wali kota dan forkopimda memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan
ARUS BALIK — Arus balik Parepare capai 5.000 penumpang. Wakil Wali Kota Parepare Hermanto bersama Forkopimda memastikan keamanan pelabuhan dan kelancaran perjalanan Lebaran. (foto/thread)

JAMLIMA.COM, PAREPARE — Wakil Wali Kota Parepare Hermanto  bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau langsung arus balik Lebaran di Pelabuhan Nusantara Parepare, Rabu (25/3/2026).

Pemerintah Kota Parepare memastikan perjalanan penumpang berlangsung aman dan lancar pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, 2026 Masehi.

Hermanto memimpin pemantauan bersama unsur Forkopimda yang terdiri dari KSOP, Pelindo, Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim, hingga perusahaan pelayaran. Ia menegaskan pemerintah hadir untuk menjaga kondisi arus balik tetap terkendali.

“Kami hadir melakukan pemantauan langsung di pelabuhan. Kami juga naik ke salah satu kapal yang akan berlayar menuju Kalimantan,” ujarnya.


Baca juga: Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Wali Kota Parepare Tinjau Terminal Pelabuhan Ajatappareng


Arus Balik Meningkat

Hermanto bersama rombongan langsung naik ke kapal tujuan Kalimantan untuk memeriksa kondisi di lapangan.

Hasil pemantauan menunjukkan cuaca dalam kondisi aman dan jumlah penumpang di kapal sekitar 312 orang.

Selain itu, Hermanto berdialog dengan penumpang asal Makassar yang memilih berangkat dari Parepare. Penumpang menilai pelabuhan Parepare lebih aman dan nyaman.

“Tadi saya sempat berinteraksi dengan penumpang dari Makassar. Mereka memilih Parepare karena pelabuhan di sini dianggap aman dan nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Parepare Syaiful Horry menyebut arus balik hari ini tergolong tinggi. Ia mencatat jumlah penumpang mencapai sekitar 5.000 orang.

“Puncak arus balik kami prediksi terjadi 28 Maret dengan penumpang sekitar 6.000 sampai 7.000 orang,” ungkapnya.


Baca juga: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol Lebaran 2026


Pada hari yang sama, empat kapal melayani penumpang. KSOP memperkirakan lima kapal akan beroperasi saat puncak arus balik.

KSOP juga menjelaskan penumpang yang beristirahat di lorong kapal biasanya terjadi sebelum keberangkatan. Kondisi ini muncul saat penumpang menunggu jadwal berlayar.

Selanjutnya, KSOP memastikan seluruh kapal beroperasi sesuai standar keselamatan. Otoritas tidak mengizinkan kapal berangkat jika melebihi kapasitas.

“Kami tetap berpedoman pada kapasitas kapal. Kapal tidak akan diberangkatkan jika jumlah penumpang melebihi kapasitas,” tegasnya.

Selain itu, sistem tiket online membantu mengontrol jumlah penumpang secara ketat. Sistem otomatis menutup penjualan saat kuota terpenuhi.

“Jika kapasitas sudah terpenuhi, sistem ticketing online otomatis menutup penjualan tiket,” jelasnya.

Pemerintah juga mengapresiasi operator kapal yang terus meningkatkan pelayanan.

Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama arus balik.

Kehadiran Forkopimda, KSOP, dan seluruh unsur terkait memperkuat pengawasan di lapangan. Seluruh pihak bergerak aktif memastikan arus balik Lebaran berjalan tertib, aman, dan lancar.


Example 468x60
Example 300250