Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Terancam Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Waspada

×

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Terancam Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Waspada

Sebarkan artikel ini
kendaraan pemudik melintas saat hujan lebat di jalan utama arus mudik lebaran 2026
MUDIK LEBARAN — Kendaraan pemudik melintas di tengah hujan lebat di jalan utama, mencerminkan potensi cuaca ekstrem saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. (foto/ilustrasi)

Arus mudik dan balik Lebaran 2026 berpotensi menghadapi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.


JAMLIMA.COM, JAKARTABMKG mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, menegaskan kondisi atmosfer saat ini tidak stabil. Perubahan cuaca terjadi cepat dan berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan petir.

Menuturtnya kondisi cuaca secara umum di Indonesia. Saat ini kita memasuki musim pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di sebagian besar di Indonesia. Jadi masih terjadi hujan sedang hingga lebat di beberapa titik di Indonesia.

Faisal menjelaskan Indonesia sudah memasuki musim pancaroba. Periode ini memicu hujan di banyak wilayah dengan intensitas sedang hingga lebat.

Ia menegaskan tiga provinsi perlu perhatian serius saat mudik Lebaran 2026. Wilayah tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Sementara untuk daerah Sulawesi Selatan terdapat beberapa daerah BMKG melaporkan hujan deras dan angin kencang.

Adapun wilayah terdampak, yakni Kabupaten Pinrang, Luwu, Gowa, Bone, Wajo, Maros, Enrekang, dan Tana Toraja.


Baca juga: Pemprov Sulsel Siapkan Rest Area Andalan Hati, Ini Delapan Titiknya


Imbauan Keselamatan Perjalanan

BMKG meminta masyarakat memeriksa kendaraan sebelum berangkat. Pengendara perlu memastikan rem, ban, dan kelistrikan berfungsi baik.

Pengendara harus mengurangi kecepatan saat hujan. Mereka juga perlu menjaga jarak aman dan menghindari perjalanan saat jarak pandang menurun.

Selain itu BMKG mengingatkan warga di daerah rawan bencana agar siaga. Risiko banjir, longsor, dan genangan meningkat saat hujan lebat. Warga diminta mengikuti arahan petugas saat kondisi darurat.

Sementara itu, kualitas udara di Jakarta membaik setelah hujan mengguyur wilayah tersebut. Sebelumnya, suhu sempat tinggi dalam beberapa hari.

BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau informasi cuaca resmi. Masyarakat juga perlu menyesuaikan rencana perjalanan agar tetap aman.


Example 468x60
Example 300250