Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sehat

AWAS! Tidur Siang Bisa Menyebabkan Kematian

×

AWAS! Tidur Siang Bisa Menyebabkan Kematian

Sebarkan artikel ini
(foto/shutters stok)

JAMLIMA.COM — Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa kebiasaan tidur siang bisa saja meningkatkan risiko kematian.

Dilansir dari Health, peneliti pascadoktoral dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, Chenlu Gao, mengatakan bahwa bukan sekadar tidur siang yang menjadi masalah, tetapi pola dan durasinya.

Penelitian ini menggunakan alat pelacak aktivitas selama tujuh hari ini melibatkan 86.565 orang dewasa di Inggris, berumur 43 hingga 69 tahun. Dalam masa tindak lanjut selama 11 tahun, tercatat 5.819 peserta meninggal dunia.

“Studi kami mengisi kesenjangan pengetahuan dengan menunjukkan bahwa tidak hanya apakah seseorang tidur siang, tetapi juga berapa lama, seberapa bervariasi, dan kapan mereka tidur siang dapat menjadi indikator risiko kesehatan di masa depan yang signifikan,” ujar Gao.

Meski Gao mengakui masih ada celah dalam penelitian ini, para ahli lainnya menilai temuan tersebut tetap penting

Direktur Pusat Gangguan Tidur di Cleveland Clinic, Michelle Drerup menyebutkan, penelitian ini memperkuat bukti bahwa kebiasaan tidur siang tertentu dapat  meningkatkan risiko kematian.

Sementara itu, Spesialis tidur di UCLA Health, Neal Walia, turut menanggapi temuan ini.

Menurutnya, mereka yang tidur siang lebih lama atau lebih sering di siang hari mungkin perlu evaluasi lebih lanjut, apakah ada kondisi medis lain yang menyebabkan kelelahan dan memicu pola tidurnya.

Ia menekankan bahwa belum ada bukti kuat yang menunjukkan tidur siang secara langsung menyebabkan kematian. Namun, alasan di balik kebiasaan tidur siang harus dicermati.

“Yang lebih penting adalah alasan mengapa seseorang tidur siang,” tambahnya.

Seseorang tidur siang dalam durasi panjang bisa jadi karena gangguan tidur di malam hari, seperti sleep apnea, atau karena penyakit kronis seperti gangguan jantung.

Hal inilah yang bisa menjelaskan kaitan antara tidur siang dan kematian.

Drerup juga mengingatkan bahwa tidur siang terlalu lama dan tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian.

Sehingga dengan gangguan ini dapat memicu masalah kesehatan lain, termasuk peradangan, gangguan metabolisme, dan penyakit jantung.

Meskipun penelitian menunjukkan adanya risiko kematian, namun para ahli tidak menyarankan menghindari tidur siang.

Hal ini terutama bagi pekerja shift malam, yang terpenting adalah durasi dan waktu tidur siang yang tepat.

“Tidur siang kurang dari 30 menit dianggap ideal karena bisa menyegarkan tubuh tanpa menyebabkan kantuk berlebih akibat masuk fase tidur lelap,” ujar Drerup.

Meskipun demikian dia menyarankan agar tidur siang dilakukan lebih awal agar tidak mengganggu tidur malam.

Jika seseorang terus-menerus merasa lelah meskipun sudah tidur siang secara rutin, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. (*)

Example 468x60
Example 300250
Sehat

JAMLIMA.COM — Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak diderita orang di dunia. Menurut data secara global, diabetes termasuk ke dalam penyebab…

Sehat

JAMLIMA.COM — MINYAK goreng sangat penting dalam rumah tangga sebagai penunjang proses memasak, rasa, dan nilai gizi makanan. Minyak goreng termasuk bahan pangan penting yang…

Example 728x250