Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

RSUD Syekh Yusuf Terapkan BLUD, Husniah Talenrang Targetkan Layanan Profesional

×

RSUD Syekh Yusuf Terapkan BLUD, Husniah Talenrang Targetkan Layanan Profesional

Sebarkan artikel ini
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan sambutan pada peluncuran BLUD RSUD Syekh Yusuf
BLUD -- Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memberikan sambutan saat peluncuran penerapan BLUD di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Senin (5/1/2026).

JAMLIMA.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa resmi menerapkan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Syekh Yusuf. Sitti Husniah Talenrang meluncurkan kebijakan tersebut pada Senin (5/1/2026) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat.

Bupati Gowa menegaskan, penerapan BLUD menjadi program prioritas sektor kesehatan. Kebijakan ini memberi ruang pengelolaan yang lebih lincah agar pelayanan rumah sakit semakin cepat dan responsif.

“Penerapan BLUD kami dorong agar kualitas layanan meningkat. Kami ingin masyarakat Gowa merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan minim keluhan,” ujar Sitti Husniah Talenrang.

Menurutnya, perubahan status RSUD Syekh Yusuf ke BLUD menandai transformasi tata kelola keuangan dan manajemen rumah sakit. Skema ini memungkinkan efisiensi dan fleksibilitas tanpa mengesampingkan akuntabilitas publik.

Ia menambahkan, meski manajemen rumah sakit mengelola operasional secara mandiri, pemerintah daerah tetap menjalankan fungsi pengawasan. Seluruh layanan wajib berjalan sesuai standar, target kinerja, dan prinsip profesionalisme.

“Rumah sakit mengelola secara mandiri, namun pengawasan tetap kami lakukan. Semua kinerja harus terukur dan profesional,” tegasnya.

BLUD bertumpu pada tiga pilar utama

Bupati Gowa juga menjelaskan, penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yakni peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, dan penguatan tata kelola manajemen rumah sakit.

“BLUD bukan tujuan akhir. Ini alat percepatan agar pelayanan publik semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Gaffar, menyebut status BLUD sebagai momentum penting bagi RSUD Syekh Yusuf untuk berkembang lebih profesional.

“Status BLUD memberi ruang pengelolaan yang lebih mandiri dan fleksibel. Namun orientasi kami tetap pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, mengembangkan kompetensi SDM, serta membangun sistem manajemen rumah sakit yang transparan dan berintegritas.

“Kami sadar keberhasilan BLUD ditentukan oleh komitmen dan budaya kerja seluruh pegawai. Karena itu, kami terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan berkelanjutan,” pungkasnya.

Peluncuran BLUD RSUD Syekh Yusuf turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, unsur Forkopimda, serta pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Baca juga: ⇒ BREAKING NEWS: Siap-Siap Senin, 3.924 PPPK Paruh Waktu Pemkab Gowa Resmi Dilantik, Berikut Linknya

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250