Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahLokal

Dialog “Ngopi Awal Tahun”, Bupati Gowa Tekankan Pelayanan Publik Humanis

×

Dialog “Ngopi Awal Tahun”, Bupati Gowa Tekankan Pelayanan Publik Humanis

Sebarkan artikel ini
bupati gowa sitti husniah talenrang berbicara tentang pelayanan publik humanis dalam dialog ngopi awal tahun di makassar
DIALOG -- Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan pandangan tentang pelayanan publik humanis dalam dialog publik “Ngopi Awal Tahun” di Makassar. Bupati Gowa: Pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Pelayanan publik adalah wajah negara yang pertama kali dirasakan masyarakat. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tampil sebagai narasumber dalam dialog publik “Ngopi Awal Tahun” yang digelar Sun Squad Institute (SSI) di Jalan Singa, Makassar, Senin (12/1/2026).

Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat untuk mendiskusikan pelayanan publik serta arah pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.

Dialog bertema “Sinergitas Pemerintah Daerah dalam Sentuhan Langsung kepada Masyarakat” membuka ruang diskusi terbuka mengenai kualitas layanan pemerintah dan dampak kebijakan di tingkat masyarakat.

Forum ini menempatkan warga sebagai subjek utama dalam proses pembangunan.

Dalam pemaparannya, Bupati Gowa menegaskan pelayanan publik harus bersifat humanis dan mencerminkan kehadiran pemerintah secara nyata.

Ia menekankan bahwa kualitas layanan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Pelayanan publik adalah wajah negara yang pertama kali dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah harus bergerak cepat, ramah, akuntabel, dan solutif.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hadir melalui kebijakan, tetapi harus turun langsung mendengar dan merespons kebutuhan warga.

Fokus Layanan dan Penanganan Kemiskinan

Untuk memastikan kebijakan benar-benar berdampak, Pemerintah Kabupaten Gowa memfokuskan pelayanan pada tiga sektor utama.

Yakni pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan.

Ketiga sektor ini langsung menyentuh kehidupan masyarakat dan cepat memberi manfaat nyata.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gowa memaparkan strategi penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dijalankan pemerintah daerah.

Ia menyebut tiga langkah utama, yaitu akurasi data melalui P3KE, intervensi berbasis pemberdayaan, serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, Baznas, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Pola kerja kami menyerupai pendampingan kasus. Kami memulai dari keluarga miskin ekstrem, melakukan asesmen menyeluruh, lalu menentukan bentuk intervensi yang paling tepat melalui skema Orang Tua Asuh,” jelasnya.

Sehingga dapat menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dialog publik ini juga menghadirkan Bupati Maros Chaidir Syam sebagai narasumber.

Ia menilai forum diskusi seperti ini penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah dalam menjawab persoalan sosial dan pembangunan.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk mencari solusi bersama atas persoalan yang kita hadapi,” ujarnya.

Diskusi dipandu moderator Rijal Jamal serta menghadirkan panelis Harmansyah dan Prof. Zakir Sabara.

Forum ini menegaskan pentingnya dialog terbuka sebagai fondasi kebijakan publik yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga: ⇒ Bupati Husniah TalenrangGowa Anugerahkan Guru Berdedikasi dan Berprestasi

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250