Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Bupati Dorong 3.800 Masjid dan Mushollah Gowa Jadi Motor Pembinaan Umat

×

Bupati Dorong 3.800 Masjid dan Mushollah Gowa Jadi Motor Pembinaan Umat

Sebarkan artikel ini
bupati gowa sitti husniah talenrang menghadiri musda dmi kabupaten gowa di baruga tinggimae
DMI — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menghadiri Musda III DMI dan terpilih sebagai Ketua DMI Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (31/1). Penetapan kepengurusan baru untuk penguatan peran masjid. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWASitti Husniah Talenrang terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gowa masa khidmat 2026–2031. Musyawarah Daerah (Musda) III menetapkannya dalam forum yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (31/1/2026).

Sebagai Bupati Gowa, Husniah langsung menegaskan komitmen memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan pembangunan karakter masyarakat.

“Masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, sosial, bahkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, DMI memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menjadikan masjid sebagai motor penggerak pembangunan karakter dan peradaban umat,” ungkapnya.


Baca juga: Bupati Gowa Tegaskan Kantor Jadi Ruang Kolaborasi Bukan Sekadar Fisik Pemerintah


Penguatan Basis Umat

Data DMI mencatat Kabupaten Gowa memiliki sekitar 3.800 masjid dan mushollah dengan jumlah penduduk kurang lebih 836 ribu jiwa yang mayoritas beragama Islam. Kondisi ini menunjukkan kedekatan kehidupan warga dengan masjid sehingga pemanfaatannya harus optimal.

“Menghidupkan masjid bukan hanya simbol beribadah, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan. Terlebih pemerintah juga bagian dari masyarakat Gowa ingin menghadirkan masyarakat yang lebih religius dan berkarakter,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gowa dan DMI kini memperkuat kemitraan strategis. Keduanya menyelaraskan program untuk membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

Pemda juga menyatakan dukungan penuh terhadap program DMI, khususnya penguatan nilai keagamaan, moderasi beragama, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan di Gowa bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” tegas orang nomor satu di Gowa ini.

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota DMI menjadikan musyawarah sebagai momentum memperkuat persatuan, memperluas kolaborasi, serta menyatukan langkah demi kemaslahatan bersama menuju Gowa Sejahtera dan Berkeadilan.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah DMI Sulawesi Selatan, Iqbal Suhaeb, berharap kepengurusan baru mampu mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan dakwah.

“Gowa merupakan daerah di Sulawesi Selatan dengan jumlah masjid yang sangat banyak. Ke depan, diharapkan ada pemberdayaan takmir, manajemen masjid yang lebih modern, dan terkelola dengan baik, serta pelibatan generasi muda agar masjid semakin hidup dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” katanya.

Ketua Panitia Musda III DMI Kabupaten Gowa, Muchtar Suma, menjelaskan forum tersebut menjadi wadah silaturahim sekaligus pemilihan pengurus agar roda organisasi berjalan efektif dalam konsep memakmurkan masjid yang relevan dengan program Gowa Bersama.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, perwakilan Forkopimda, pimpinan SKPD, dan para camat se-Kabupaten Gowa.


Baca juga:

Example 468x60
Example 300250