Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Bupati Soppeng Paparkan Capaian Strategis Satu Tahun Pemerintahan

×

Bupati Soppeng Paparkan Capaian Strategis Satu Tahun Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
bupati soppeng h. suwardi haseng memaparkan capaian strategis pemerintahan
REFLEKSI PEMERINTAHAN — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng memaparkan capaian strategis satu tahun pemerintahan di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2025). Kegiatan dirangkaikan dengan buka puasa bersama. (foto/ist)

AMLIMA.COM, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2025). Kegiatan ini memaparkan capaian strategis sepanjang 2025.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle menyampaikan langsung evaluasi kinerja satu tahun kepemimpinan.

Ia menegaskan refleksi ini menjadi ruang kejujuran atas janji dan tantangan pembangunan di Bumi Latemmamala.

“Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah berjalan dan tantangan apa yang masih menghadang,” ujarnya.

Capaian Strategis 2025

Pemkab Soppeng menghadapi tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. APBD 2025 berkurang sekitar Rp70,6 miliar dan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026.

Pemerintah daerah memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.

Secara makro, hingga September 2025 ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen.

Angka kemiskinan berada pada kisaran 6,65 persen, lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan dan nasional.

Inflasi per November 2025 tercatat 2,42 persen, juga lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional.

Di sektor pendidikan, Pemkab mengalokasikan 33,4 persen APBD 2025. Pemerintah merealisasikan 5.400 set seragam dan sepatu gratis untuk siswa baru SD dan SMP, menghadirkan 65 unit smart board, merehabilitasi 20 satuan pendidikan melalui APBD, serta merevitalisasi 23 sekolah melalui APBN.

Kabupaten Soppeng masuk dalam 100 titik tahap pertama program nasional Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial RI dengan nama Sekolah Rakyat 64 Soppeng.

Pada 2026, pemerintah membangun Sekolah Rakyat berkonsep boarding school dengan anggaran Rp243 miliar di atas lahan 7,1 hektar di Lingkungan Laempa, Kelurahan Lalabata Rilau.

Pemkab Soppeng menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha pada 29 November 2025 atas dedikasi di bidang pendidikan.


Baca juga: Borong 14 Penghargaan, Setahun BERAMAL Bone Ukir Prestasi Gemilang


Maksimalisasi Pengeloaan Anggaran

Sektor kesehatan  fokus pada RSUD Latemmamala. Pemerintah menyediakan obat, mengoptimalkan antrean JKN Online, mengimplementasikan SIM-RS, serta meningkatkan fasilitas ruang rawat inap sesuai standar KRIS.

Defisit BLUD RSUD ditekan dari Rp18,8 miliar pada akhir 2024 menjadi Rp3,7 miliar pada akhir 2025.

Pemkab juga memperkuat puskesmas, membangun Unit Transfusi Darah, dan mengalokasikan Rp28,2 miliar untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off.

Bidang pertanian memperoleh anggaran Rp57,17 miliar pada 2025. Anggaran tersebut mencakup pembangunan jalan usaha tani, irigasi, program listrik masuk sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih unggul.

Produksi padi meningkat 9,93 persen dan produksi jagung melonjak 32,50 persen dari tahun sebelumnya.

Serapan gabah petani melampaui target hingga 117 persen. Kabupaten Soppeng juga meraih penghargaan dari Bank BRI atas implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulawesi Selatan.

Pemerintah meningkatkan dan mempreservasi enam ruas jalan sepanjang 3,7 km, mengganti dua jembatan, serta meningkatkan dua ruas jalan melalui Inpres dengan dukungan APBN sekitar Rp50 miliar.

Dalam tata kelola pemerintahan, Soppeng meraih skor 80,48 pada Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK. Capaian itu menempatkan Soppeng di peringkat pertama kategori Zona Hijau/Terjaga di Sulawesi Selatan.

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2025 meningkat menjadi 88,53.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan dan fokus pada visi “Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan.”

Acara ini dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Kepala Kementerian Agama, Kepala Kementerian Haji dan Umroh, Sekretaris Daerah dan jajaran ASN, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, kepala desa dan lurah, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng.


Example 468x60
Example 300250