JAMLIMA.COM, ENREKANG — Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) DPC Kabupaten Enrekang menggelar edukasi gizi serentak di 11 sekolah, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 dengan tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045.”
Edukasi gizi ini juga mendukung pencatatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pelaksanaan edukasi gizi serentak di sekolah terbanyak secara nasional.
Sebanyak 53 tim edukator ahli gizi dari PERSAGI DPC Enrekang turun langsung ke sekolah.
Mereka menyasar siswa jenjang SD, SMP, dan madrasah. Materi edukasi mencakup gizi seimbang, kebiasaan makan sehat, serta dampak kekurangan zat gizi pada usia sekolah.
Baca juga: ⇒ Bupati Sitti Husniah Talenrang: Perempuan Berperan Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045
Jumlah Sekolah Persagi
Kegiatan berlangsung di 11 sekolah di Kabupaten Enrekang, yakni UPT SMPN 2 Enrekang, UPT SDN 172 Enrekang, UPT SMPN 1 Maiwa, MIS GUPPI Cendana, UPT SMPN 1 Anggeraja, UPT SDN 39 Cakke, UPT SDN 73 Sudu, MTs Muhammadiyah Tongko, UPT SMPN 2 Anggeraja, UPT SMPN 1 Baraka, dan UPT SDN 5 Pasui.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Sabir, hadir langsung di UPT SMPN 2 Anggeraja.
Ia menyebut edukasi gizi sebagai bagian penting dari upaya promotif dan preventif kesehatan.
“Edukasi dini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang dan pencegahan,” ujar Sabir.
Ia menambahkan, remaja putri menjadi kelompok prioritas karena berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.
Pada kegiatan tersebut, petugas juga membagikan tablet tambah darah kepada siswi sebagai upaya pencegahan anemia.
Sabir menegaskan, kolaborasi organisasi profesi, sekolah, dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat.
Sinergi ini mendukung peningkatan status gizi anak dan remaja melalui lingkungan pendidikan.
Baca juga: ⇓ Ketua TP PKK Parepare Buka Pelatihan Penjamah Makanan bagi Kader Rumah Gizi

























