Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Enter

Gadis Disabilitas Diperkosa, Terduga Diseret Beberapa Kilometer Hingga Meninggal

×

Gadis Disabilitas Diperkosa, Terduga Diseret Beberapa Kilometer Hingga Meninggal

Sebarkan artikel ini
RUDUPAKSA – Seorang pria diduga pelaku kekerasan seksual (rudupaksa) terhadap gadis disabilitas saat diseret dijalan di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (3/12/2025). (foto/scr video)

JAMLIMA.COM, GOWA – Seorang pria diduga pelaku kekerasan seksual (rudupaksa) terhadap gadis disabilitas diamuk massa hingga tewas di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (3/12/2025).

Korban diketahui bernama Al, warga Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.

Pelaku ditangkap, dianiaya, dan diseret di jalan raya oleh massa yang mengamuk sejauh kurang lebih lima kilometer.

Ia menjadi sasaran amukan warga karena diduga menganiaya hingga memperkosa seorang gadis disabilitas berinisial T.

Kejadian tragis tersebut bermula ketika dugaan tindak kejahatan seksual yang ia lakukan mencuat tiga hari sebelumnya.

Warga yang mengetahui peristiwa ini langsung melakukan pencarian terhadap tersangka yang sempat melarikan diri dan bersembunyi di beberapa lokasi.

Dilihat jamlima.com dari video viral di media sosial, tersangka terlihat berjalan di Kampung Parang-parang Tulau, Kelurahan Cikoro.

Pelaku kemudian disergap oleh pengendara motor dari arah depan dan dipiting oleh warga dari belakang.

Kemudian Tangan dan kaki pelaku diikat menggunakan tali dengan penahan dari dua bilah bambu.

Tubuhnya kemudian digotong warga dalam posisi terbalik, dengan kaki berada di atas dan kepala di bawah.

Mayatnya ditarik keliling kampung bersama Iring-iringan kendaraan mengikuti motor yang menyeret pria tersebut.

 

Menurut Kanit Resmob Polres Gowa Ipda Andi Alfian, kejadian tersebut di Kecamatan Tompobulu.

“Benar kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Tompobulu dan akses menuju lokasi memang cukup jauh,” ujarnya.

Hingga saat ini, kepolisian menyatakan situasi di kawasan Tompobulu yang meliputi Desa Rappolemba, Desa Rappoala, dan Kelurahan Cikoro telah kembali kondusif.

“Situasi di lokasi sudah aman dan kondusif. Polisi sudah bersiaga di rumah duka dan beberapa anggota Polres stand by di Polsek Tompobulu,” jelasnya, Kamis (4/12/2025).

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaeman memastikan polisi telah memulai proses penyelidikan, termasuk mengidentifikasi warga yang terlibat.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan melakukan interview terhadap beberapa orang yang mengetahui maupun diduga terlibat dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Hingga saat ini, korban pemerkosaan berinisial T masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kondisi korban mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual. Saat ini dirawat di rumah sakit dan kondisinya semakin membaik,” katanya. (*)

 

Example 468x60
Example 300250