Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Jaga 30% Bumi Tetap Hijau, PT Vale Tanam Ribuan bibit Pohon Wilayah Morowali dan Soroako

×

Jaga 30% Bumi Tetap Hijau, PT Vale Tanam Ribuan bibit Pohon Wilayah Morowali dan Soroako

Sebarkan artikel ini
TANAM -- Sebanyak 1.038 bibit telah ditanam dari total target 2.038 bibit tahun 2025 oleh PT Vale. Sebagian dari upaya pemulihan lahan seluas 7,3 hektare yang telah direhabilitasi dengan lebih dari 5.000 pohon. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Perubahan iklim dan tekanan global terus meningkat. Karena itu, aksi nyata lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak. Indonesia berada pada posisi strategis, sehingga peran industri nasional semakin krusial dalam menjawab tantangan tersebut.

Dalam konteks itu, PT Vale Indonesia Tbk, anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), menggelar penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional.

Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Sabtu (29/11/2025).

Selanjutnya, PT Vale melibatkan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, IGP Sorowako Limonite Ore (SLO), serta Blok Sorowako.
Perusahaan menempatkan kegiatan ini bukan sebagai agenda simbolik, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan lingkungan.

Di IGP Morowali, tim operasional memusatkan kegiatan di area reklamasi Gabriella Hills.Pada tahap ini, mereka menanam 1.038 bibit dari target 2.038 bibit tahun 2025.

Hingga kini, PT Vale telah merehabilitasi lahan seluas 7,3 hektare dengan lebih dari 5.000 pohon. Selain jumlah, PT Vale juga memperhatikan kualitas vegetasi.

Oleh karena itu, perusahaan memilih sengon, bitti, serta spesies endemik Sulawesi. Tanaman tersebut berfungsi memperkuat struktur tanah, memperbaiki kualitas udara, sekaligus memulihkan keanekaragaman hayati kawasan Wallacea.

Sementara itu, di IGP SLO, PT Vale menerapkan pendekatan agroforestri di MRAL Enggano.

Melalui pendekatan ini, perusahaan menanam durian musang king, mangga, jambu air, alpukat, dan tabebuya agar manfaat ekologis sejalan dengan nilai ekonomi jangka panjang.Di sisi lain, kegiatan di Sorowako mengedepankan kolaborasi pendidikan.

PT Vale menggandeng mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma. Kerja sama ini menghubungkan akademisi, industri, dan masyarakat dalam edukasi lingkungan serta praktik keberlanjutan berbasis sains.

Sebagai produsen nikel strategis bagi transisi energi global, PT Vale menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi bisnis. Dengan demikian, perusahaan memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

“Kami menempatkan keberlanjutan sebagai inti bisnis. Produksi mendukung transisi energi global, namun kami tetap menjaga kelestarian bumi sebagai tanggung jawab utama,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale Indonesia.

Lebih lanjut, PT Vale menerapkan Good Mining Practices sebagai filosofi operasional. Pendekatan ini menyatukan kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam satu ekosistem berkelanjutan.

Kolaborasi Dorong Dampak Lebih Luas

Pada tahap pelaksanaan, kegiatan ini melibatkan ratusan karyawan, kontraktor, dan mitra kerja.
Sebagai bentuk penguatan budaya lingkungan, manajemen PT Vale memberikan apresiasi melalui lomba 5S dan penerapan prinsip 3R.

“Kami menjalankan 5S secara rutin dengan inspeksi berkala dan dukungan manajemen. Dengan cara ini, area kerja tetap bersih dan ramah lingkungan,” ujar Putri, kontraktor pemenang lomba 5S.

Pada akhirnya, program reklamasi dan penanaman pohon ini mempertegas komitmen jangka panjang PT Vale dalam mendukung Asta Cita, ketahanan ekologi, serta pemulihan lahan pascatambang sesuai regulasi.
Melalui langkah berkelanjutan ini, PT Vale terus berkontribusi menjaga bumi agar tetap lestari bagi generasi mendatang

Baca juga: ⇒ https://jamlima.com/pastikan-tambang-bermanfaat-vale-paparkan-rencana-strategis-pembaharuan-dokumen/

Example 468x60
Example 300250