Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Klaten Diterjang Cuaca Ekstrem, Banjir dan Angin Kencang, Warga Tetap Waspada

×

Klaten Diterjang Cuaca Ekstrem, Banjir dan Angin Kencang, Warga Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Banjir merendam permukiman warga akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
DARURAT - Petugas BPBD melakukan penanganan darurat banjir akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (foto thread/jamlima.com)

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (21/12/2025) sore.

Kondisi ini memicu bencana hidrometeorologi. Dampaknya meliputi pohon tumbang, kerusakan bangunan, dan banjir yang merendam permukiman warga di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hujan deras sekitar pukul 16.00 WIB memicu pohon tumbang dan kerusakan bangunan di Kecamatan Juwiring dan Karangdowo.

BNPB mencatat desa terdampak meliputi Bulurejo, Ketitang, Taji, dan Kupang.

Angin kencang berdampak pada delapan kepala keluarga. Kerusakan mencakup delapan unit rumah, empat tempat usaha, satu jaringan internet, serta tiga akses jalan yang terganggu akibat material pohon tumbang.

BPBD Kabupaten Klaten bersama Tim Reaksi Cepat segera melakukan asesmen lapangan dan penanganan darurat. Tim membuka akses jalan dan memastikan keselamatan warga.

Selain angin kencang, hujan dengan curah tinggi juga memicu banjir di Kecamatan Juwiring. Banjir terjadi di Desa Carikan dan Taji.

Banjir juga melanda Kecamatan Wonosari, tepatnya di Desa Kingkang dan Gunting.

Ketinggian air berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter.

BNPB melaporkan banjir berdampak pada 35 kepala keluarga dengan 35 unit rumah terendam. Dampak lain mencakup satu pasar tradisional, satu kantor desa, satu ruko, delapan akses jalan terganggu, serta satu tanggul sungai yang ambrol.

Baca juga: https://jamlima.com/korban-bencana-sumatera-1112-jiwa-bnpb/

Penanganan darurat bencana

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Klaten berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan setempat. Tim melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Langkah penanganan meliputi pembersihan material pohon tumbang, pengamanan tanggul ambrol, serta pendataan dampak. Pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa terpal, logistik makanan, dan perlengkapan kebersihan.

Hingga Selasa (23/12/2025), kondisi banjir berangsur surut. Aparat kebencanaan masih melakukan pemantauan lanjutan dan pembersihan sisa material banjir untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat.

Wilayah Jawa Tengah saat ini masih berstatus siaga darurat bencana. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi susulan selama musim hujan berlangsung. (*)

Example 468x60
Example 300250