Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Listrik Kampung Boja Terkendala Hutan Lindung, Bupati Sinjai Turun Tangan

×

Listrik Kampung Boja Terkendala Hutan Lindung, Bupati Sinjai Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
LISTRIK KAMPUNG BOJA — Bupati Sinjai Ratnawati Arif menerima audiensi warga terkait pembangunan jaringan listrik di Kampung Boja, Senin (6/4/2026). Program ini menjadi prioritas pemenuhan kebutuhan energi masyarakat. (foto/ist)
bupati sinjai ratnawati arif saat audiensi listrik kampung boja

JAMLIMA.COM, SINJAI — Listrik Kampung Boja di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Program ini menjadi solusi atas keterbatasan akses listrik yang selama ini dialami warga.

Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Boja (Amarah) di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin (6/4/2026).

“Saat bertemu dengan PLN, kami sudah perjuangkan hal ini. Kami juga sudah menyampaikannya langsung kepada anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi energi. Tantangan utama untuk Kampung Boja adalah jalur jaringan yang melewati kawasan hutan lindung, sehingga memerlukan perizinan khusus,” jelas Bupati.


Baca juga: Pemkab Sinjai Gelar HKN, Tegaskan Integritas ASN dan Apresiasi Prestasi Kesehatan


Akses Listrik Warga

Audiensi ini menjadi tindak lanjut aspirasi masyarakat Kampung Boja.

Sebelumnya, warga sempat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Sinjai.

Pemerintah daerah telah menjalin komunikasi dengan PLN Sulselbartra.

Selain itu, aspirasi terkait listrik Kampung Boja juga telah dibawa ke tingkat pusat melalui anggota DPR RI pada 2025.


Baca juga: Ekonomi Sinjai Tumbuh 5,17%, Lebih Baik Dari Sulsel



Kendala Hutan Lindung

Realisasi listrik Kampung Boja menghadapi kendala regulasi di lapangan.

Jalur distribusi sepanjang 3 kilometer direncanakan melintasi kawasan hutan lindung.

Perwakilan KPH Tangka, Syamsuar Rahman, menyebut sekitar 1 kilometer jalur berada di zona hutan lindung.

“Karena sifatnya komersil, kami menyarankan PLN untuk bersurat ke Pemerintah Provinsi. Upaya koordinasi ini sangat penting agar teknis di lapangan tidak menabrak aturan kehutanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Leader Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Sinjai, Ridho Hidayah, menyatakan pihaknya akan melakukan kajian internal.

Ia berharap kolaborasi antara Pemkab, PLN, dan Dinas Kehutanan dapat mempercepat realisasi listrik Kampung Boja.

Bupati Ratnawati menegaskan program “Sinjai Terang” akan terus terlaksana hingga seluruh warga Boja dapat menikmati listrik.

“Kami akan kawal terus bagaimana PLN bisa merealisasikannya. Langkah selanjutnya adalah bersurat ke Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel,” tegasnya.

Audiensi ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai A. Irwansyahrani Yusuf, Kadis Lingkungan Hidup H. Sofwan Sabirin, serta Plt Kadis Perdagangan, Perindustrian, dan ESDM H. Andi Mandasini. Hadir pula pihak PLN ULP Sinjai dan KPH Tangka.


Example 468x60
Example 300250