Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Pangkep Perkenalkan Logo Hari Jadi ke-66, Sarat Makna

×

Pangkep Perkenalkan Logo Hari Jadi ke-66, Sarat Makna

Sebarkan artikel ini
logo hari jadi ke-66 pangkep tema pangkep hebat berkelanjutan
TEMA - Logo Hari Jadi ke-66 Pangkep resmi diperkenalkan dengan tema “Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan”.

PANGKEP, JAMLIMA.COM – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) resmi memperkenalkan logo peringatan Hari Jadi ke-66 Tahun. Logo ini mengangkat tema “Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan”.

Logo tersebut menjadi narasi visual yang merangkum kekayaan geografis serta semangat progresif daerah, dikutip dari halaman resmi website Kabupaten Pangkep.


Representasi Visual dan Filosofi Alam

Logo Hari Jadi ke-66 Pangkep didesain dengan gaya modern-minimalis serta sentuhan tiga dimensi (3D). Desain ini mengintegrasikan tiga elemen utama wilayah Pangkep.

Pegunungan diwakili oleh lengkungan lancip di bagian atas angka. Elemen ini melambangkan keteguhan dan tekad masyarakat untuk mencapai puncak kesuksesan.

Kepulauan dan pesisir digambarkan melalui gulungan ombak yang dinamis. Simbol ini mencerminkan keluwesan, adaptivitas, serta potensi maritim sebagai urat nadi ekonomi.

Sementara itu, daratan divisualisasikan melalui garis datar pada dasar angka. Garis tersebut menggambarkan fondasi kokoh, permukiman pusat, serta sektor agrikultur yang menyokong kehidupan masyarakat Pangkep.


Baca juga: Bupati Yusran Dorong Kerukunan Nasional di HAB ke-80 Kemenag Pangkep


Simbol Sektor Unggulan dan Akar Budaya

Selain elemen geografis, logo Hari Jadi ke-66 Pangkep juga menampilkan komoditas unggulan daerah.

Udang dan ikan bandeng menjadi bagian penting dalam desain. Ilustrasi udang dengan antena panjang melambangkan jangkauan pasar ekspor yang luas. Sementara itu, ikan bandeng yang melompat melambangkan ketangguhan petambak serta kesejahteraan yang melimpah.

Unsur budaya juga ditampilkan melalui aksara Lontara. Desain angka 66 secara artistik menyerupai aksara “Sa” sebagai simbol keteguhan Siri’. Selain itu, bentuk tersebut juga merepresentasikan tanda baca “E” (Taling) yang dimaknai sebagai nyawa kehidupan.


Baca juga: Andi Sudirman Salurkan Donasi dan Beasiswa bagi Keluarga Korban Insiden Kapal di Pangkep


Makna Warna dan Visi Keberlanjutan

Logo Hari Jadi ke-66 Pangkep menggunakan gradasi warna yang memiliki filosofi kuat.

Tosca Green mewakili kesuburan hutan dan pegunungan, sekaligus komitmen terhadap pembangunan ramah lingkungan (Green Growth).

Deep Ocean Blue melambangkan stabilitas, kewibawaan pemerintah, serta energi teknologi dan modernitas.

Konsep Infinity Path, yakni garis yang saling bertautan tanpa putus, menegaskan bahwa pembangunan Pangkep merupakan estafet abadi yang berkelanjutan dari generasi ke generasi.

Selain itu, efek tumpang tindih (overlapping) dalam desain 3D mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan rakyat untuk menciptakan harmoni di tengah keberagaman masyarakat.


Momentum Sinergi Menuju Pangkep Hebat

Melalui peluncuran logo Hari Jadi ke-66 ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus optimis dalam meningkatkan daya saing global demi kesejahteraan bersama.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangkep ke-66 menjadi momentum penguatan sinergi antar elemen daerah untuk mewujudkan visi Pangkep Hebat yang berkelanjutan dalam aspek pembangunan dan sumber daya manusia.


Baca juga:

Example 468x60
Example 300250