Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Mudik Nataru Meledak! Dari 94,6 Juta ke 119,5 Juta Orang dalam Setahun

×

Mudik Nataru Meledak! Dari 94,6 Juta ke 119,5 Juta Orang dalam Setahun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mudik Nataru di terminal bus, penumpang membawa barang dan petugas mengawasi proses keberangkatan
Foto: Ilustrasi mudik nataru 2025

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Pemerintah menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi lapangan pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hingga akhir Desember, pemerintah mencatat mobilitas masyarakat tetap tinggi pada Nataru 2024/2025 dan Nataru 2025/2026. Meski demikian, pemerintah mengendalikan arus perjalanan di seluruh moda transportasi.

Mobilitas Nataru 2024/2025 Tinggi, Didukung Pengawasan Terpadu

Data resmi Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa masyarakat melakukan perjalanan sebanyak 94,67 juta orang selama Nataru 2024/2025. Pergerakan tersebut mencakup perjalanan antar dan intra provinsi pada periode 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan data ini dalam laporan evaluasi angkutan Nataru.

Selain itu, pemerintah memanfaatkan Mobile Positioning Data (MPD) untuk memantau mobilitas nasional. Analisis data tersebut menunjukkan total pergerakan mencapai 225,86 juta perjalanan. MPD merekam aktivitas mudik, perjalanan wisata, kunjungan keluarga, serta mobilitas harian selama libur akhir tahun.

Pada sektor transportasi publik, pemerintah mencatat kinerja yang semakin positif. Selama Nataru 2024/2025, jumlah penumpang angkutan umum meningkat 5,07 persen dibandingkan periode sebelumnya. Total pengguna angkutan umum mencapai lebih dari 17,18 juta orang. Kemenhub menjaga kelancaran angkutan melalui operasional posko terpadu, pengawasan keselamatan, serta koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

Proyeksi Nataru 2025/2026: Perjalanan Diprediksi Lebih Padat

Memasuki Nataru 2025/2026, pemerintah memperkirakan lonjakan mobilitas masyarakat. Survei potensi pergerakan yang dilakukan Kemenhub bersama Badan Pusat Statistik memperkirakan sekitar 119,5 juta orang akan melakukan perjalanan. Jumlah ini setara dengan 42 persen dari total penduduk Indonesia. Hingga 31 Desember 2025, Kemenhub terus memantau arus perjalanan dan menjaga kondisi tetap terkendali.

Kemenhub mencatat puncak arus keberangkatan Nataru 2025/2026 terjadi pada 24 Desember 2025. Pada hari tersebut, sekitar 17,18 juta orang melakukan perjalanan. Sementara itu, pemerintah memperkirakan puncak arus balik terjadi pada 2 Januari 2026, dengan potensi pergerakan mencapai 20,81 juta orang.

Posko Nataru dan Penyeberangan Jadi Fokus Pengendalian

Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan, Kemenhub mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Posko ini mengawasi langsung kondisi lalu lintas dan pelayanan transportasi darat, laut, udara, serta perkeretaapian.

Di sektor penyeberangan, ASDP Indonesia Ferry melaporkan 32.533 penumpang dan 7.131 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-3 Natal, 22 Desember 2025. Sejak H-10 hingga H-3 Nataru, jumlah penumpang mencapai 271.994 orang dengan total 64.360 kendaraan. ASDP mengatur jadwal dan menyiapkan armada untuk menjaga kelancaran layanan.

Selain itu, pemerintah meluncurkan Mudikpedia Nataru sebagai kanal informasi resmi. Platform ini menyajikan informasi lalu lintas, cuaca, dan layanan transportasi secara real-time sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara aman dan efisien. (*)

Baca juga: https://jamlima.com/puncak-arus-mudik-nataru-24-desember/

Example 468x60
Example 300250