Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Pemkab Pangkep Pastikan Pangan Layak Konsumsi, Uji 50 Sampel Termasuk Takjil

×

Pemkab Pangkep Pastikan Pangan Layak Konsumsi, Uji 50 Sampel Termasuk Takjil

Sebarkan artikel ini
petugas dinas kesehatan pangkep mengambil sampel pangan pedagang di pasar sentral pangkajene pangkep
PANGAN — Petugas Dinas Kesehatan Pangkep melakukan pengambilan sampel bahan pangan di Pasar Sentral Pangkajene, Pangkep, Rabu (4/3/2026). Tim lintas OPD menguji sekitar 50 sampel pangan termasuk takjil untuk memastikan makanan yang dijual pedagang aman dan layak dikonsumsi masyarakat. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, PANGKEP — Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep bersama tim lintas OPD melakukan pengawasan keamanan pangan Ramadan di Pasar Sentral Pangkajene, Rabu (4/3/2026).

Tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian menyisir lapak pedagang. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh komoditas yang dijual aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep Hj. Herlina menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaga keamanan bahan pangan selama Ramadan.

“Untuk memastikan bahwa bahan-bahan yang tersedia itu layak untuk dikonsumsi untuk masyarakat. Kalau ada yang tidak layak, tugas kami untuk mengedukasi pedagang,” ujarnya.


Baca juga: Satgas Sulsel Perketat Pengawasan Minyak 65 Persen Swasta


Pengawasan Pangan Ramadan

Petugas mengumpulkan sedikitnya 50 sampel pangan dari berbagai produk seperti takjil, ikan, dan sayur-sayuran.

Selanjutnya, petugas langsung menguji sampel di lokasi untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya serta memastikan kualitas pangan yang beredar di pasar.

Herlina menyebut kegiatan edukasi kepada pedagang selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil positif. Petugas kini jarang menemukan bahan berbahaya dalam produk pangan.

“Umumnya sudah jarang ditemukan. Karena seringnya kami turun mengedukasi, apa-apa bahan yang tidak boleh digunakan. Tapi kadang ada yang memproduksi belum paham, kayak zat pewarna ini tidak boleh digunakan untuk makanan. itu pencegahannya agar supaya masyarakat mendapatkan makanan yang layak dikonsumsi dan yang memproduksi paham bahwa apa yang mereka produksi itu sesuai dengan mestinya dan jika tidak sesuai mereka memperbaikinya,” tambahnya.

Pemerintah daerah terus mendorong para penjaja makanan dan UMKM menjaga kualitas produk yang mereka jual kepada masyarakat.

“Harapan kita bahwa penjaja makanan yang meproduksi menyiapkan makanan yang berkualitas sehingga sangat membantu ibu-ibu yang sibuk yang tidak punya waktu luang untuk menyiapkan makanan di rumah, mereka ada pilihan untuk mendapatkan makanan yang diluar yang berkualitas. Kalau tidak berkualitas itu kembali ke masalah kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Selain menyasar Pasar Sentral Pangkajene, tim gabungan juga melakukan pengawasan pangan di sejumlah ritel modern, seperti Indomaret Fresh, Alfamart, Alfamidi, hingga CU.

Petugas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mendukung kegiatan ini untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan selama Ramadan di Kabupaten Pangkep.


Example 468x60
Example 300250