Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Produksi Mobil Listrik 2028 Digenjot, Kapasitas 10 Ribu Unit Disiapkan

×

Produksi Mobil Listrik 2028 Digenjot, Kapasitas 10 Ribu Unit Disiapkan

Sebarkan artikel ini
presiden prabowo subianto meresmikan fasilitas kendaraan listrik di magelang jawa tengah
PRODUKSI MOBIL LISTRIK 2028 — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menandai peningkatan kapasitas produksi industri kendaraan listrik nasional. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Prabowo menargetkan produksi mobil listrik massal pada 2028, seiring kemampuan industri dalam negeri yang mulai berkembang dan membuka peluang Indonesia menjadi produsen kendaraan listrik.

Target ini menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan impor kendaraan sekaligus memperkuat industri nasional.

Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan kemajuan yang semakin jelas.

Produksi bus dan truk listrik kini telah berjalan di dalam negeri.

Langkah ini membuka jalan menuju produksi kendaraan penumpang berbasis listrik.

“Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik,” ujar Presiden saat meresmikan fasilitas milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).


Baca juga: YADEA OSTA: Motor Listrik Pintar Fitur Lengkap Terbaru


Target Industri Nasional

Selain itu, fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Kapasitas ini menunjukkan kesiapan industri nasional untuk memasuki tahap produksi skala besar.

Di sisi lain, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini telah mencapai 40 persen.

Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 60 persen dalam dua tahun.

Selanjutnya, angka tersebut diproyeksikan mencapai 80 persen dalam empat tahun.

Target ini memperkuat rantai pasok domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

“Dalam waktu sebentar lagi mungkin dua tahun lagi akan menuju 60 persen, dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen,” tambah Presiden.

Selanjutnya, pemerintah mendorong pemerintah daerah untuk mulai menggunakan kendaraan listrik produksi dalam negeri.

Langkah ini diharapkan menciptakan permintaan pasar yang stabil.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga dapat meningkat di berbagai wilayah.

Lebih lanjut, pemerintah menyiapkan pembentukan perusahaan baru untuk memproduksi sedan listrik nasional.

Langkah ini memperluas pengembangan industri kendaraan listrik.

Pengembangan tidak hanya terfokus pada kendaraan komersial.

Namun juga mencakup kendaraan penumpang.

Dengan peningkatan kapasitas produksi, target TKDN yang terukur, dan dukungan kebijakan yang berjalan, Indonesia bergerak menuju posisi sebagai produsen kendaraan listrik.

Target produksi mobil listrik 2028 menjadi bagian dari transformasi industri otomotif nasional menuju energi bersih.


Example 468x60
Example 300250