Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Entertainment

Resensi Film: “JALAN PULANG”, Kategori Horor Drama Indonesia

×

Resensi Film: “JALAN PULANG”, Kategori Horor Drama Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAMLIMA.COM — Jalan Pulang merupakan film horor-drama Indonesia yang tayang pada 2025. Jeropoint menyutradarai film ini dan menghadirkan gaya penceritaan yang memadukan unsur mistis dengan emosi keluarga yang kuat.

Selain menampilkan teror horor, Jalan Pulang mengangkat drama keluarga yang menyentuh. Pendekatan ini membedakan film tersebut dari horor Indonesia pada umumnya.

Cerita berfokus pada Lastini, seorang ibu yang hidupnya berubah setelah suaminya, Edward, meninggal secara misterius. Kematian Edward menyisakan tanda tanya karena tubuhnya penuh luka aneh yang tidak dapat dijelaskan secara medis.

Sejak peristiwa itu, Lastini menghadapi rangkaian kejadian yang menguji batinnya. Konflik utama muncul saat Arum, putri remajanya, tiba-tiba jatuh sakit.

Dokter tidak mampu menjelaskan kondisi Arum. Tubuhnya melemah, sikapnya berubah, dan ia kerap bertingkah seolah berada di bawah pengaruh kekuatan lain. Lastini yang semula berpikir rasional akhirnya menyadari adanya ancaman di luar logika manusia.

Petunjuk yang Lastini terima mengarah pada gangguan entitas supranatural berbahaya. Gangguan itu berkaitan dengan kelahiran Arum pada tahun kabisat. Ulang tahun Arum di tahun kabisat berikutnya menjadi titik krusial karena ancaman kehilangan jiwa semakin nyata.

Dorongan itu membuat Lastini mengambil keputusan besar. Ia membawa Arum bersama dua anak lainnya, Lia dan Rama, menyusuri perjalanan panjang di berbagai wilayah Pulau Jawa.

Perjalanan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual dan emosional. Mereka menemui dukun, orang pintar, penjaga tradisi, dan tetua adat yang memahami ilmu leluhur.

Setiap pertemuan membuka jalan menuju kebenaran, sekaligus menghadirkan bahaya baru. Ancaman gaib berjalan beriringan dengan luka batin, rasa bersalah, dan konflik keluarga yang belum sembuh.

Lastini berjuang menjaga keluarganya tetap utuh. Pada saat yang sama, ia harus menghadapi trauma masa lalu dan ketakutannya akan kehilangan Arum.

Bagian klimaks mempertemukan Lastini dengan akar persoalan yang berhubungan dengan masa lalu keluarga. Rahasia lama tentang ikatan mereka dengan kekuatan tak kasatmata akhirnya terungkap. (*)

Example 468x60
Example 300250
gadis dan lelaki muda mengenakan busana merah merayakan tahun baru imlek dengan latar lampion dan dekorasi tionghoa
Entertainment

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Bagi banyak warga Tionghoa, Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender. Sebaliknya, mereka memaknainya sebagai ruang bersama untuk saling mengirim doa, menebar berkah,…