Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Lokal

Wakil Gubernur Sulsel Dikukuhkan Sebagai Bunda Yatim, Target 5.000 Anak Tahun Ini

×

Wakil Gubernur Sulsel Dikukuhkan Sebagai Bunda Yatim, Target 5.000 Anak Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
wakil gubernur sulawesi selatan fatmawati rusdi dikukuhkan sebagai bunda yatim di four points by sheraton makassar
YATIM FEST — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi dikukuhkan sebagai Bunda Yatim Sulawesi Selatan pada Yatim Fest 2026 di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan menargetkan pembinaan 5.000 anak yatim di 24 kabupaten/kota. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi resmi dikukuhkan sebagai Bunda Yatim Sulawesi Selatan pada Yatim Fest 2026 di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat, (27/2/2026).

Pengukuhan itu menegaskan komitmen pembinaan ribuan anak yatim di wilayah Sulawesi Selatan.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyatakan amanah tersebut menjadi tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak yatim mendapat perhatian, perlindungan, dan masa depan lebih baik.

“Ini adalah amanah besar bagaimana menunjukkan bahwa ada harapan besar bagi anak-anakku. Ini adalah suatu kehormatan besar bagi saya,” ujar Fatmawati.


Baca juga: Hari Ketiga Misi Kemanusiaan Luwu Timur, Bupati Santuni Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang


Target Lima Ribu

Yatim Fest 2026 mengusung tema “Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”.

Ribuan anak yatim dari berbagai kabupaten dan kota hadir dalam kegiatan tahunan yang digelar Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar bersama Komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA).

Program ini telah berjalan konsisten selama delapan tahun dengan fokus pelatihan, pendampingan.

Serta penguatan mental dan spiritual anak yatim di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.

Tahun ini panitia menargetkan menjangkau 5.000 anak yatim melalui roadshow di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel.

“Dan tahun ini targetnya 5.000 anak yatim yang akan diasuh. Ini langkah luar biasa, dan akan menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan,” katanya.

Fatmawati menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka ruang kolaborasi luas dalam membina dan melindungi anak yatim sebagai generasi penerus bangsa.

Ia menilai solidaritas dan empati masyarakat Sulsel menjadi modal sosial utama.

“Kami siap berkontribusi, siap bergandengan tangan, karena kita tahu anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Masyarakat Sulawesi Selatan punya solidaritas tinggi, punya empati, dan saling merangkul,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga memperkuat sektor pendidikan melalui program Sekolah Rakyat yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Saat ini Sulsel telah memiliki tujuh Sekolah Rakyat sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan inklusif.


Baca juga: Bupati Gowa Pimpin One Day One District, Serahkan Bantuan Keluarga Miskin Ekstrem


FGD Kesetaraan Pendidikan

Fatmawati rutin menggelar forum diskusi kelompok terarah (FGD) di rumah jabatan Wakil Gubernur.

Hal ini bertujuan untuk menyusun langkah strategis perlindungan dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak yatim.

“Setiap bulan saya membuka FGD di rumah jabatan, untuk mencari cara terbaik memberikan kesetaraan pendidikan dan perlindungan yang baik bagi generasi kita,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan pesan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus bermimpi dan belajar.

“Teruslah bermimpi, mimpi itu gratis. Terus belajar, terus mencintai Al-Qur’an, karena kalian adalah cahaya untuk Sulawesi Selatan,” pesannya.

Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar, H. Ardiansyah, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya hal ini akan menjadi energi besar memperluas jangkauan pelatihan anak yatim.

Sementara itu, Ustadz Muhlis Katili, Trainer PPA Institute, menilai kehadiran dan dukungan langsung Wakil Gubernur memberi semangat baru.

Khususnya bagi anak-anak yatim untuk bangkit dan meraih masa depan lebih baik.


Example 468x60
Example 300250