Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

190 Terbentuk, Wajo Percepat 52 Gedung Koperasi Merah Putih

×

190 Terbentuk, Wajo Percepat 52 Gedung Koperasi Merah Putih

Sebarkan artikel ini
pimpinan dan anggota dprd wajo menerima kunjungan dprd barru rapat konsultasi program koperasi merah putih di kantor dprd wajo
KOPERASI — Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Wajo menerima kunjungan DPRD Kabupaten Barru dalam rapat konsultasi Program Koperasi Merah Putih di Kantor DPRD Wajo, Jumat (15/1/2026). Pertemuan membahas percepatan pembentukan kepengurusan dan pembangunan gedung koperasi. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, WAJO — Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan konsultasi ke DPRD Kabupaten Wajo untuk memperkuat pelaksanaan Program Nasional Koperasi Merah Putih, Jumat (15/1/2026). Rombongan datang membawa agenda berbagi pengalaman dan strategi percepatan koperasi desa.

Ketua DPRD Barru, H. Syamsuddin Muhiddin, memimpin langsung rombongan. Wakil Ketua I DPRD Wajo, Andi Merly Iswita, menerima kunjungan itu bersama Anggota Komisi I Amran, didampingi Kabag Legislasi dan Perundang-undangan Bayu Utomo Putra serta Kabid Koperasi Dinas Koperasi Wajo Andi Waris. Syamsuddin menegaskan kunjungan ini fokus pada konsultasi langkah strategis pembentukan dan pembangunan Koperasi Merah Putih.

“Kami hadir bersama Dinas Koperasi Barru untuk berbagi pengalaman, khususnya terkait peran DPRD Wajo dan Diskop Wajo dalam memastikan Koperasi Merah Putih dapat terbentuk dan berjalan sesuai tujuan program nasional,” ujar Syamsuddin.


Baca juga: DPRD Wajo Sahkan APBD 2026: Efisiensi Rp247 Miliar Jadi Tantangan Utama


Data dan Skema Lapangan

Anggota DPRD Barru, H. Rusli, mengakui pembangunan Koperasi Merah Putih di Barru masih terkendala keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan persoalan ketersediaan lahan. Meski begitu, program tetap harus berjalan karena sudah masuk skema pembiayaan dana desa.

“Tapi karena program ini sudah menjadi bagian dari pembiayaan dana desa, sehingga tidak ada pilihan lain selain memastikan koperasi benar-benar berjalan,” kata Rusli.

Ia berharap kunjungan tersebut melahirkan solusi bersama pemerintah daerah, terutama untuk mengatasi persoalan lahan agar koperasi dapat beroperasi optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabid Koperasi Wajo, Andi Waris, memaparkan bahwa hampir setiap daerah menghadapi kendala serupa, terutama dalam pembentukan kepengurusan dan penyediaan lahan. Namun, Wajo mencatat progres signifikan. Sebanyak 190 kepengurusan Koperasi Merah Putih telah terbentuk, 52 koperasi sedang membangun gedung, dan 4 koperasi sudah mencapai progres 100 persen.

“Namun sejauh ini, di Wajo sudah terbentuk sebanyak 190 kepengurusan Koperasi Merah Putih. Untuk pembangunan gedung, terdapat 52 koperasi yang sedang dalam proses pembangunan, dan 4 koperasi di antaranya telah mencapai progres 100 persen,” terangnya.

Ia menambahkan, peresmian koperasi yang rampung masih menunggu regulasi kementerian terkait. Peresmian direncanakan bersamaan dengan kesiapan armada operasional. Setiap koperasi akan difasilitasi 1 unit truk, 1 pickup, dan 2 kendaraan roda tiga.

Wakil Ketua I DPRD Wajo, Andi Merly Iswita, menegaskan DPRD mengawal penuh implementasi program nasional tersebut. Kepengurusan telah dikukuhkan, sementara fokus saat ini beralih pada pembangunan kantor koperasi melalui kolaborasi lintas sektor.

“Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang harus kita kawal bersama. DPRD memiliki fungsi pengawasan dan dukungan agar pelaksanaannya tetap berada di jalur yang benar, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.

Ia berharap koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah pejabat teknis dari unsur legislasi dan dinas koperasi turut hadir mendampingi pembahasan teknis selama kunjungan berlangsung.


Baca juga: 

Example 468x60
Example 300250