Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Peringati Hari Bela Negara ke-77, Bupati Bantaeng Bacakan Amanat Presiden

×

Peringati Hari Bela Negara ke-77, Bupati Bantaeng Bacakan Amanat Presiden

Sebarkan artikel ini
FATHUL FAUZY - Suasana Upacara Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang dipimpin Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin di halaman Kantor Bupati Bantaeng. (Foto/ist)

JAMLIMA.COM, BANTAENG — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Senin (22/12/2025) pagi. Pada kegiatan tersebut, ia bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada tahun ini, peringatan Hari Bela Negara mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Melalui amanat tersebut, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen bela negara sebagai fondasi menjaga keutuhan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Tantangan Global

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, ia mengingatkan perlunya kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Selain itu, Presiden menyoroti sejumlah tantangan strategis global. Tantangan tersebut meliputi rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, serta ancaman nonkonvensional seperti perang siber, radikalisme, dan bencana alam.

Karena itu, Presiden menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas aparat pertahanan. Sebaliknya, bela negara merupakan kewajiban seluruh warga negara sesuai peran dan profesinya masing-masing.

Solidaritas Nasional untuk Daerah Terdampak Bencana

Di sisi lain, Presiden Prabowo juga menyampaikan empati dan solidaritas kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam.

Baca juga: https://jamlima.com/analisa-penyebab-banjir-bantaeng-putri-nurdin-banyaknya-alih-fungsi-lahan/

Menurut Presiden, ketiga daerah tersebut memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Misalnya, Aceh dikenal sebagai Daerah Modal perjuangan kemerdekaan. Sementara itu, Sumatera Utara mencatat semangat juang Medan Area. Adapun Sumatera Barat menjadi tempat lahirnya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Oleh sebab itu, Presiden menyebut persatuan nasional sebagai kekuatan terbesar bangsa. Tanpa peran daerah-daerah tersebut, sejarah bela negara Indonesia tidak akan lengkap.

Sementara itu, upacara HBN ke-77 di Kabupaten Bantaeng berlangsung khidmat. Kegiatan ini diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparatur pemerintah daerah.

Baca juga: https://jamlima.com/begini-rencana-bupati-bantaeng-tingkatkan-pelayanan-kesehatan-masyarakatnya/

Selain Forkopimda, upacara tersebut turut dihadiri Kasdim 1410/Bantaeng mewakili Dandim 1410/Bantaeng Mayor Inf Ruben Jacob Tana, Kabag Log Polres Bantaeng mewakili Kapolres Bantaeng AKP Supriadi, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bambang Supriyono, Kasi Intelijen Kejari Bantaeng Akhmad Putra Dwi, para kepala OPD, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Dengan demikian, peringatan Hari Bela Negara ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan kesadaran bela negara di tengah tantangan global yang terus berkembang. (*)

Example 468x60
Example 300250