- Pemprov Sulsel menegaskan penetapan peserta Paskibraka tingkat nasional menjadi kewenangan penuh panitia pusat.
- Kesbangpol Sulsel membantah adanya pergantian peserta dalam seleksi Paskibraka Sulsel.
- Peserta asal Makassar berinisial CYL disebut tetap lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
- Polemik seleksi akan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat pada Selasa, 2 Juni 2026.
JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Polemik seleksi Paskibraka Sulawesi Selatan yang menyeret peserta asal Makassar berinisial CYL akhirnya diluruskan Pemerintah Provinsi Sulsel.
Pemprov Sulsel menegaskan, penetapan peserta Paskibraka yang lolos ke tingkat nasional merupakan kewenangan penuh panitia pusat.
Keputusan tersebut tidak dapat diintervensi pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.
Polemik ini mencuat setelah muncul narasi dugaan pergantian peserta wakil Sulawesi Selatan ke tingkat nasional.
Namun, Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin, menegaskan narasi tersebut tidak sesuai dengan mekanisme seleksi yang sebenarnya.
“Informasi yang viral di media sosial tidak sesuai dengan mekanisme seleksi yang sebenarnya. Kami memastikan seleksi ini berjalan transparan dan objektif,” kata Bustanul, Kamis, (28/5/2026).
Baca juga: Irigasi Ballasaraja Disebut Proyek Provinsi, Pemprov Sulsel Luruskan Informasi
Bukan Pergantian Peserta
Bustanul menjelaskan, tidak pernah ada pengumuman resmi tiga besar peserta sebelum penetapan akhir dilakukan.
Karena itu, menurutnya, istilah pergantian peserta tidak tepat digunakan dalam polemik tersebut.
Ia menyebut kesalahpahaman muncul setelah sejumlah peserta yang mengikuti sesi pendalaman mengira sudah masuk tahap final.
















