Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Bulukumba Percepat Investasi Air Bersih, PT Moya Mulai Jajaki Revitalisasi PDAM

×

Bulukumba Percepat Investasi Air Bersih, PT Moya Mulai Jajaki Revitalisasi PDAM

Sebarkan artikel ini
Bupati Bulukumba menerima PT Moya Indonesia bahas investasi air bersih dan revitalisasi PDAM
INVESTASI — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memimpin pertemuan dengan PT Moya Indonesia untuk menjajaki investasi air bersih dan membahas revitalisasi PDAM Bulukumba, guna meningkatkan kualitas layanan air minum daerah. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, BULUKUMBA — Seiring penguatan layanan dasar, Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus membuka ruang investasi air bersih Bulukumba.

Dalam konteks itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menerima kunjungan PT Moya Indonesia di Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (6/12/2026).

Pada pertemuan awal, kedua pihak membahas peluang kerja sama investasi air bersih.

Pembahasan juga mencakup rencana revitalisasi PDAM untuk mendorong peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, rombongan PT Moya yang dipimpin Ahmad Syafiq datang bersama tim teknis.

Tim ini langsung memulai pendalaman teknis sebagai bagian dari tahap awal penjajakan investasi.

Baca juga: ⇒ Andi Reski Anggraini Lolos YSEALI PFP, Perempuan Bulukumba Tembus Program Kepemimpinan AS

Survei Lapangan dan Arah Transformasi PDAM

Usai audiensi, tim PT Moya langsung turun ke lapangan. Mereka lebih dulu meninjau potensi sumber air di Na’na, Kecamatan Kindang.

Setelah itu, tim melanjutkan kegiatan ke wilayah Lotong-Lotong, Kecamatan Bontobahari.

Di lokasi tersebut, tim mengambil sampel air tanah untuk kebutuhan analisis.

Sementara itu, Bupati Bulukumba mengikuti pertemuan bersama Sekda Muh Ali Saleng dan jajaran terkait.

Manajemen PDAM Bulukumba, unsur ekonomi pembangunan, serta bagian hukum juga ikut terlibat dalam pembahasan teknis dan kelembagaan.

Ahmad Syafiq menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama.

Baca juga: ⇒  Banjir di Gresik dan Puting Beliung di Kalimantan Selatan, Warga Diminta Waspada

Oleh karena itu, tim memprioritaskan pengumpulan data teknis lapangan. Data tersebut menjadi dasar penghitungan potensi investasi.

Setelah kajian rampung, perusahaan menyiapkan tindak lanjut melalui nota kesepahaman.

Di sisi lain, PT Moya Indonesia memiliki rekam jejak kuat di sektor air bersih.

Perusahaan ini mengelola layanan air di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Sumatera Barat, Semarang, dan Batam.

Dengan pengalaman tersebut, PT Moya optimistis mendukung pengembangan layanan air minum di daerah.

Sementara itu, Kabid Humas Diskominfo Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penataan kelembagaan.

Pada akhir 2025, Pemkab Bulukumba bersama DPRD menetapkan perubahan status PDAM menjadi Perumda Air Minum Wae Panrita Lopi.

Melalui perubahan ini, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas.

Pada saat yang sama, pemerintah mendorong pengelolaan perusahaan daerah yang semakin profesional.

Kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017.

Pada akhirnya, Pemkab Bulukumba menargetkan layanan air minum yang lebih andal dan merata.

Pemerintah juga menekankan keterjangkauan tarif bagi masyarakat. Melalui skema investasi yang tepat, kualitas pelayanan air minum diharapkan terus meningkat.

Baca juga: ⇒ DPRD Luwu Ketok Palu, Perda Air Minum dan Pilkades Disahkan

Example 468x60
Example 300250