Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Otomotif

AI Kian Dominan, Apa Rasanya Naik Mobil Tanpa Sopir?

×

AI Kian Dominan, Apa Rasanya Naik Mobil Tanpa Sopir?

Sebarkan artikel ini
ai otomotif, teknologi kendaraan pintar, advanced driver assistance system, mobil otonom, industri otomotif global
OTOMOTIF - Kecerdasan buatan menjadi fondasi baru industri otomotif global. Pabrikan menerapkan AI pada kendaraan produksi untuk keselamatan dan efisiensi, sementara perusahaan teknologi mengembangkan mobil otonom melalui dukungan cloud dan chip khusus. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, OTOMOTIF — Industri otomotif memanfaatkan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) secara nyata dan bertahap.

Pabrikan menggunakan AI pada kendaraan produksi massal untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi.

Sekaligus mengembangkan teknologi ini lebih lanjut guna mendukung kendaraan otonom melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi.

AI Dalam Penerapan

Pabrikan menerapkan AI pada kendaraan yang beredar melalui Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Sistem ini memproses data kamera, radar, dan sensor secara real time untuk menjalankan pengereman darurat otomatis, peringatan tabrakan, penjaga lajur, pengendali kecepatan adaptif.

Serta deteksi pejalan kaki. Produsen menghadirkan fitur-fitur tersebut sebagai standar atau opsional di berbagai segmen mobil.

AI Kelola Energi

Pabrikan memanfaatkan AI pada kendaraan listrik dan hybrid untuk mengelola manajemen energi.

Sistem mengatur distribusi tenaga, penggunaan baterai, dan pendinginan komponen agar kendaraan bekerja stabil dan efisien.

Penerapan ini membantu produsen menjaga jarak tempuh sekaligus memperpanjang usia komponen utama.

AI Kendali Sistem

Produsen mengembangkan konsep software-defined vehicle dengan menjadikan AI sebagai pengendali utama fungsi kendaraan. Sistem perangkat lunak memungkinkan pabrikan memperbarui fitur melalui over-the-air (OTA) tanpa mengubah komponen fisik.

AI juga mengolah data lalu lintas aktual untuk mendukung navigasi yang lebih efisien dan terhubung dengan sistem hiburan, sambil tetap mewajibkan pengawasan pengemudi.

AI Berbasis Cloud

Perusahaan teknologi memperkuat pengembangan mobil otomatis tanpa sopir melalui dukungan cloud.

Amazon Web Services bekerja sama dengan pemasok perangkat keras otomotif asal Jerman, Aumovi.

AWS menyediakan layanan cloud pilihan Aumovi untuk memproses dan menyaring data berskala besar.

Infrastruktur ini mendukung sistem mengemudi berbasis AI generatif dan agen cerdas, termasuk mendeteksi kondisi jalan dan pejalan kaki.

Perusahaan mengumumkan penggunaan komersial sistem tersebut mulai 2027.

AI Menuju Otonom

Perusahaan chip juga mendorong pengembangan otomotif berbasis AI.

Nvidia memasuki industri otomotif sejak 2015 melalui platform Drive dan terus mengembangkan chip, perangkat lunak, serta sistem simulasi.

Nvidia bekerja sama dengan layanan robotaxi menggunakan perangkat lunak Drive AV untuk mendukung robotaxi Level 4.

Pada Desember 2025, Nvidia mengumumkan perangkat lunak terbaru untuk mobil otonom yang akan digunakan pada produk Mercedes-Benz.

Rangkaian fakta ini menunjukkan bahwa pabrikan dan perusahaan teknologi telah menjadikan AI sebagai bagian operasional kendaraan modern.

Sementara pengembangan kendaraan otonom berjalan melalui tahapan terpisah berdasarkan pengumuman resmi perusahaan.

Tanpa mencampur penerapan yang sudah berlangsung dengan rencana komersial ke depan.


Baca juga: ⇒ Mobil BYD Dirilis dengan Rp1,2 Milliar, Ini Kecanggihannya

Example 468x60
Example 300250
wali kota parepare tasming hamid melepas riders jelajah bumi bj habibie 4 di taman mattirotasi 14/2/2026
Lokal

JAMLIMA.COM, PAREPARE — Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Parepare yang baru dilantik….