Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Akselerasi UMKM Perempuan, Wallacea–TP PKK Lutra Dorong Ekonomi Berbasis Desa

×

Akselerasi UMKM Perempuan, Wallacea–TP PKK Lutra Dorong Ekonomi Berbasis Desa

Sebarkan artikel ini
bupati andi abdullah rahim mengunjungi stan pameran umkm perempuan di dispersipda luwu utara
UMKM — Bupati Andi Abdullah Rahim mengunjungi stan pameran produk UMKM perempuan di halaman Dispersipda Luwu Utara, Minggu (1/2/2026). Kegiatan mendorong akselerasi usaha mikro berbasis komunitas. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, LUWU UTARA — Mengawali 2026, Perkumpulan Wallacea bersama TP-PKK Kabupaten Luwu Utara menggelar Pameran Produk UMKM dan Workshop Akselerasi Usaha Mikro Perempuan Berbasis Komunitas.

Kegiatan ini menekankan penguatan ekonomi keluarga dan jejaring usaha mikro.

Program Manager Perkumpulan Wallacea, Asrul, menegaskan kegiatan ini menyasar percepatan kapasitas usaha perempuan melalui kolaborasi lintas lembaga dan layanan pendukung.

“Hingga saat ini sudah berjalan sebanyak 92 kelompok simpan pinjam perempuan (VSLA) dengan aset simpanan lebih Rp1,5 Milyar,” jelasnya.


Baca juga: Bupati Bone Serahkan Bantuan Peralatan UMKM di Watampone Dorong Ekonomi Kerakyatan



Penguatan Usaha Perempuan

Kegiatan didukung Save the Children, PT MARS, GIZ, Grow Asia, serta Piss Agro.

Acara berlangsung Minggu (1/2/2026) di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersipda) Luwu Utara.

Wallacea menampilkan kelompok binaan program GrowHer bersama pelaku usaha lain, seperti Pekka binaan DP2KUKM, Warung Challodo Masamba, dan Koperasi Masagena Masamba.

Produk yang dipamerkan meliputi olahan pangan, sayuran organik, pembibitan kakao, dan kerajinan tangan.

Kegiatan ini juga mempertemukan pelaku usaha dengan penyedia layanan perizinan dan lembaga keuangan.

Selain itu, kehadiran Wallacea dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga memberikan edukasi literasi keuangan.

Selain itu membahas pengelolaan usaha mikro berbasis komunitas.

Upaya ini melengkapi penguatan PATBM di 20 desa dampingan selama empat tahun terakhir.

Perwakilan PT MARS, Sumardin, S.P., menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan bagi kelompok perempuan.

“PT MARS sendiri mulai menerapkan pendekatan cluster desa yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan potensi desa dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya, termasuk kelompok anak dan Perempuan,” ucap Sumardin.


Baca juga: DPRD Wajo Dorong Penundaan Penataan UMKM, Pedagang Ramadan Tertekan



Kolaborasi Berdampak Income

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menilai kolaborasi Wallacea, Save the Children, PT MARS, dan GIZ memberi dampak positif.

Khususnya bagi perekonomian keluarga petani kakao dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, sejatinya juga memiliki berbagai program terkait pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga. Mulai dari peran TP-PKK hingga ke tingkat desa dan rumah tangga, program pengarusutamaan gender yang menyasar penguatan ekonomi perempuan, hingga program koperasi dan UMKM yang dapat menjangkau para pelaku usaha Perempuan,” jelas Bupati.

Ia menambahkan dukungan pelatihan perizinan usaha, peningkatan kualitas produk, dan bantuan peralatan produksi sebagai komitmen nyata pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, kerja kolaboratif antara pemerintah, lembaga non pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat sebagai penggerak utama perekonomian berbasis komunitas menjadi kunci bagi kemajuan dan keberlanjutan berbagai intervensi serta investasi yang telah dimulai hingga saat ini,” pungkasnya.

Usai pembukaan, Bupati bersama Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Kepala Dinas PMD, Kepala DP2KUKM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Kesbangpol mengunjungi setiap stan dan berdialog dengan pelaku usaha.

Bupati juga meminta perangkat daerah terkait terus memfasilitasi UMKM agar menembus pasar luar daerah.

Rangkaian kegiatan mencakup seminar dengan narasumber Ketua TP PKK Luwu Utara Ny. Misnawati Andi Rahim, Sahalia dari DP2KUKM.

Sedangkan perwakilan Unanda membahasa terkait perizinan halal.

Sedangkan Ayu Antariksa selaku Ketua Koperasi Masagena juga sebagai narasumber seminar tersebut.

Penutupan diisi layanan konsultasi pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) oleh DPMPTSP dan pengurusan prosedur halal oleh pendamping halal.


Baca juga:

Example 468x60
Example 300250