Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Dianggap Profesional, Kredibel dan Berkolaborasi, Pemkab Bulukumba Diganjar Pengharagaan Baznas Award 2025

×

Dianggap Profesional, Kredibel dan Berkolaborasi, Pemkab Bulukumba Diganjar Pengharagaan Baznas Award 2025

Sebarkan artikel ini
pemkab bulukumba menerima rp2 miliar dari baznas ri
AWARD - Bupati Bulukumba, Andi Utta di acara pemberian penghargaan Baznas Award kepada Pemkab Bulukumba selama dua tahun berturut-turut. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, BULUKUMBABulukumba BAZNAS menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bawah kepemimpinan Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf.. Hingga kini, kinerja keduanya menunjukkan konsistensi sejak periode pertama.

Selain itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta, menjalankan pemerintahan dengan menekankan kerja nyata. Latar belakangnya sebagai pengusaha membentuk gaya kepemimpinan yang progresif di lingkungan aparatur Pemkab Bulukumba.

Kolaborasi Pemkab Bulukumba dan BAZNAS RI

Dalam upaya memperkuat layanan publik, Andi Utta aktif membangun kolaborasi dengan pihak eksternal. Ia menjalin kerja sama langsung dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS RI menyalurkan anggaran Rp2 miliar kepada Kabupaten Bulukumba. Dana ini mendukung pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB).

Pembangunan Rumah Sehat Baznas Bulukumba

Selanjutnya, Pemkab Bulukumba membangun RSB di Taman Cekkeng, Kawasan Pantai Merpati, Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu. Pada Senin (15/12/2025), Andi Utta meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Andi Edy Manaf hadir bersama pimpinan BAZNAS RI KH Achmad Sudrajat. Sekda Bulukumba Muh Ali Saleng, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan turut mengikuti acara tersebut.

Layanan Kesehatan Gratis Tanpa Kasir

Sementara itu, Ketua BAZNAS Bulukumba, H Kamaruddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Bulukumba. Ia menegaskan bahwa RSB masuk dalam program kesehatan BAZNAS RI yang menyasar delapan golongan asnaf.

“RSB Bulukumba merupakan realisasi program kesehatan BAZNAS RI. Pemkab Bulukumba menghibahkan lahan seluas 10.483 meter persegi untuk pembangunan rumah sehat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin menjelaskan bahwa RSB Bulukumba menerapkan konsep rumah sakit tanpa kasir. Melalui konsep ini, masyarakat memperoleh seluruh layanan kesehatan secara gratis.

“Alhamdulillah, RSB ini menjadi yang kedua di Sulawesi Selatan setelah Makassar. Oleh karena itu, kita patut bersyukur,” katanya.

Apresiasi BAZNAS RI untuk Pemkab Bulukumba

Di sisi lain, Andi Utta mengapresiasi kinerja BAZNAS Bulukumba. Ia menilai lembaga tersebut bekerja secara profesional dan kredibel. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat.

“Pembangunan yang baik hanya bisa tercapai melalui kolaborasi. Tanpa itu, hasil maksimal sulit diraih,” tegasnya.

Tak hanya itu, Andi Utta menyebut keberadaan RSB memberi manfaat besar bagi masyarakat kurang mampu. Fasilitas gratis dengan standar rumah sakit pratama sangat membantu warga.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, mengakui komitmen Pemkab Bulukumba dalam mendukung gerakan zakat. Atas dasar itu, BAZNAS RI memberikan Baznas Award kepada Pemkab Bulukumba selama dua tahun berturut-turut.

Menurut Achmad Sudrajat, BAZNAS Bulukumba termasuk yang terbaik di kawasan timur Indonesia. Ia menilai kinerja lembaga tersebut dari pelaporan, pengelolaan keuangan, dan pendayagunaan zakat.

“BAZNAS Bulukumba bahkan ikut membantu Sumatera dan Palestina. Rekam jejak keuangannya menunjukkan kinerja yang sangat baik,” ujarnya.

Sebagai penutup, Achmad Sudrajat menyebut pembangunan RSB Bulukumba sebagai momentum penting di akhir 2025. BAZNAS RI menanggung seluruh peralatan medis dan biaya operasional untuk gedung RSB yang direncanakan berlantai dua. (*)

Example 468x60
Example 300250