Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Lokal

Kilas PT Waskita Karya, Pemenang Tender Pembangunan Stadion Sudiang Rp637,1 Miliar

×

Kilas PT Waskita Karya, Pemenang Tender Pembangunan Stadion Sudiang Rp637,1 Miliar

Sebarkan artikel ini
STADION - Prespektif thread Stadioang Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. (jamlima.com)

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Setelah publik menunggu cukup lama, panitia tender akhirnya menetapkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pemenang tender konstruksi Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dari 128 peserta tender, panitia menyeleksi enam perusahaan ke babak akhir. Enam besar tersebut terdiri atas tiga BUMN dan tiga perusahaan swasta.

Enam Besar Peserta Tender Stadion Sudiang

Tiga perusahaan BUMN yang masuk daftar enam besar yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya (Persero).

Sementara itu, tiga perusahaan swasta yang lolos seleksi akhir adalah PT Sinar Cerah Sempurna, PT Jasa Konstruksi Manggala Pratama Tbk, dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung.

Setelah melalui seluruh tahapan evaluasi, panitia menetapkan PT Waskita Karya sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran Rp637.155.613.120 atau Rp637,1 miliar.

Nilai Proyek dan Spesifikasi Stadion

Pemerintah mengalokasikan pagu anggaran pembangunan Stadion Sudiang sebesar Rp674.952.980.000 atau Rp674,9 miliar. Proses tender, baik untuk manajemen konstruksi maupun pekerjaan fisik, telah rampung sebelum pengumuman pemenang.

Pembangunan Stadion Sudiang berdiri di atas lahan seluas 15 hektare. Stadion ini dirancang memiliki kapasitas 27 ribu penonton dan mengacu pada standar FIFA.

Fasilitas stadion mencakup single seat untuk seluruh penonton, area VIP, royal box, musala, family room, serta konsep desain yang terinspirasi dari kapal Pinisi.

Thread Prespektif Gambar Stadion Sudiang, Makassar – Sulsel.

Profil Singkat PT Waskita Karya

Sebagai pemenang tender, PT Waskita Karya (Persero) Tbk merupakan BUMN di bidang konstruksi. Perusahaan ini berkantor pusat di Jl. MT Haryono Kav. No. 10, Cawang, Jakarta Timur.

Pemerintah menasionalisasi perusahaan Belanda Volker Aannemings Maatschappij N.V. pada 1961 dan mengubah statusnya menjadi persero pada 1973. Sejak itu, Waskita Karya berkembang sebagai kontraktor umum nasional.

Rekam Jejak Proyek Nasional

Waskita Karya menangani berbagai proyek strategis, mulai dari jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandara, gedung, pabrik, hingga fasilitas industri. Pada era 1980-an, perusahaan mulai mengerjakan proyek berteknologi tinggi melalui kerja sama internasional.

Sejumlah proyek besar yang memperkuat reputasi Waskita Karya antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Reaktor Serbaguna Siwabessy, dan PLTU Muara Karang.

Memasuki 1990-an, perusahaan menyelesaikan berbagai gedung bertingkat seperti BNI City, Gedung Bank Indonesia, Menara Mandiri Plaza, dan Hotel Shangri-La.

Waskita Karya juga mencatat prestasi dalam pembangunan jembatan bentang panjang seperti Jembatan Raja Mandala, Rantau Berangin, dan Barelang IV, serta proyek flyover Pasteur–Cikapayang–Surapati di Bandung.

Dalam sektor bendungan, perusahaan menyelesaikan proyek Pondok, Grogak, Tilong, Gapit, dan Sumi dengan kualitas tinggi dan waktu lebih cepat dari jadwal.

Thread Prespektif Gambar Stadion Sudiang, Makassar – Sulsel.

Sertifikasi dan Mutu Perusahaan

Komitmen terhadap kualitas mendorong Waskita Karya meraih sertifikasi ISO 9002 pada 1995. Perusahaan kemudian memperbarui sistem mutu dan memperoleh ISO 9001:2008 pada 2009 sebagai bukti kesiapan bersaing di tingkat global. (*)

Example 468x60
Example 300250