Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Kuota Haji Gowa Melonjak 1.419 Jamaah, Wabup Buka Manasik Terintegrasi

×

Kuota Haji Gowa Melonjak 1.419 Jamaah, Wabup Buka Manasik Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
wakil bupati gowa membuka manasik haji terkait peningkatan kuota haji di masjid agung syekh yusuf gowa
KUOTA HAJI — Wakil Bupati Gowa membuka bimbingan manasik jamaah calon haji terintegrasi di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026). Kuota 2026 meningkat menjadi 1.419 jamaah. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWA — Wakil Bupati Darmawangsyah Muin membuka Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji (JCH) Terintegrasi Tingkat Kabupaten Gowa Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini menyiapkan jamaah agar siap menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Darmawangsyah Muin menyampaikan rasa syukur atas peningkatan kuota haji Kabupaten Gowa sebanyak 1.419 jamaah.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memberi pelayanan terbaik, termasuk fasilitas transportasi bus pemberangkatan.

“Ini merupakan anugerah dan perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Semoga kuota ini dapat terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujar Darmawangsyah.



Layanan Manasik Terpadu

Tahun 2026, Gowa memberangkatkan 1.419 jamaah calon haji. Jumlah itu naik signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 500–600 jamaah per tahun.

Pemerintah menyiapkan lima kali bimbingan manasik, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.

“Untuk tingkat kecamatan, jadwal masih disesuaikan dengan kondisi jamaah. Kami membagi wilayah menjadi lima zona untuk memudahkan pendampingan dan penyampaian materi oleh pembimbing haji yang telah memiliki sertifikasi profesional,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri.

Dukungan Transportasi Jamaah

Pemkab Gowa menyediakan dukungan transportasi bus guna menjaga ketertiban pemberangkatan dan penjemputan jamaah.

Petugas juga mengarahkan jamaah mengikuti bimbingan pendamping profesional agar seluruh tahapan ibadah berjalan lancar.

Ia mengingatkan jamaah meluruskan niat dan menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

“Luruskan niat dalam melaksanakan ibadah haji. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, Insya Allah ibadah akan terasa lebih mudah dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain itu, jaga kekompakan antarjamaah serta kesehatan, karena ibadah haji memiliki rangkaian yang panjang dan cukup berat,” pesannya.


Baca juga:Putri Dakka Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Penipuan Umrah dan iPhone Subsidi



Jadwal Berangkat Jamaah


Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, menyampaikan apresiasi atas hibah lahan dari Pemkab Gowa untuk pembangunan kantor layanan haji dan umrah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Gowa atas hibah lahan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi daerah di bawah kepemimpinan yang mengedepankan nilai hati damai,” ucapnya.

Pemberangkatan jamaah dijadwalkan mulai pertengahan April 2026 untuk kloter pertama.

Kloter asal Gowa masih dalam tahap penyusunan dan diperkirakan berangkat mulai kloter kelima ke atas.

Sistem kuota kini mengikuti waiting list, yakni pendaftar lebih awal berangkat lebih dulu dengan masa tunggu sekitar 26 tahun.

Biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 juga turun dari sekitar Rp91 juta pada 2025 menjadi Rp89 juta.

Kegiatan turut dihadiri jajaran Kementerian Haji dan Umrah, panitia manasik, serta para pendamping haji bersertifikasi.


Baca juga: 

Example 468x60
Example 300250