Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Bupati Bantaeng Pimpin Panen Lokana, Benih Unggul Siap Didorong Nasional

×

Bupati Bantaeng Pimpin Panen Lokana, Benih Unggul Siap Didorong Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin memanen bawang merah varietas Lokana pada panen perdana di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa.
PANEN PERDANA - Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin ikut memanen bawang merah varietas Lokana pada panen perdana di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, sebagai bagian dari pengembangan benih unggul berbasis teknologi di Kabupaten Bantaeng. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin menggelar panen perdana bawang merah varietas Lokana di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini menandai kelanjutan pengembangan komoditas unggulan daerah berbasis riset dan teknologi.

Ketua Pelaksana Swakelola Komoditas Bawang Merah, Prof. Elkawakib Syam’un, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut melanjutkan kerja sama yang telah terbangun sejak masa kepemimpinan Bupati Bantaeng terdahulu, Prof. Nurdin Abdullah.

Menurut Elkawakib, panen perdana ini menjadi bagian dari proses pemurnian varietas bawang merah khas Bantaeng, yakni Lokana.

Varietas ini tidak dimiliki daerah lain. Ia menyebut pengembangannya berangkat dari inisiatif dan dedikasi Prof. Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Prof. Tuti Kuswinanti, menjelaskan bahwa Pemkab Bantaeng bersama Fakultas Pertanian Unhas mengembangkan lima komoditas strategis. Komoditas tersebut meliputi kakao, jagung, padi, bawang merah, dan kentang.

Ia meyakini ketersediaan benih bawang merah di Bantaeng akan meningkatkan pendapatan petani. Langkah ini juga memperkuat posisi Bantaeng sebagai salah satu sentra produsen benih nasional.

Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menilai panen bawang merah varietas Lokana menunjukkan kesiapan Bantaeng menjadi daerah penghasil benih unggul. Pengembangan tersebut berbasis teknologi pertanian.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan pengembangan bawang merah unggulan sebagai program prioritas. Program ini sejalan dengan agenda nasional, termasuk pengembangan empat komoditas lainnya.

“Program ini kami dorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama petani,” ujar Fathul Fauzy.

Bupati termuda di Sulawesi Selatan itu juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Pendampingan yang dilakukan dinilai membantu petani Bantaeng meningkatkan kualitas benih.

“Daerah lain mungkin memiliki bawang merah. Namun, untuk benih berkualitas kami menargetkan Bantaeng menjadi rujukan. Itulah arah pembangunan pertanian kami ke depan,” pungkasnya.

Baca juga:  https://jamlima.com/bupati-buton-berguru-ke-bantaeng-bupati-fathul-fauzy-sharing-session-program-prioritas/

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250