Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Wamenkes Kunjungi Gowa, Husniah Talenrang Targetkan Eliminasi Tuberkulosis

×

Wamenkes Kunjungi Gowa, Husniah Talenrang Targetkan Eliminasi Tuberkulosis

Sebarkan artikel ini
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Menteri Kesehatan RI dr Benjamin Paulus Octavianus saat kunjungan kerja penanganan TB di Desa Bone Kecamatan Bajeng
TUBERKULOSIS — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang berdialog dengan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus saat kunjungan kerja penguatan penanganan tuberkulosis di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Bupati Gowa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengentaskan TB melalui penguatan infrastruktur dan dukungan alat bagi kader kesehatan. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat penanganan tuberkulosis (TB) melalui penguatan layanan kesehatan berbasis wilayah di Desa Bone, Kecamatan Bajeng. Penguatan ini berjalan seiring kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI ke Desa Siaga TB, Selasa (13/1).

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa mendorong percepatan eliminasi TB dengan mengoptimalkan peran kader, dukungan layanan kesehatan, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan TB di daerah, khususnya di Kabupaten Gowa.

“Selamat datang di Kabupaten Gowa. Ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat kepada daerah, khususnya dalam penanganan TB,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah pasien TB terbanyak. Di Kabupaten Gowa, pemerintah daerah mencatat sebanyak 2.015 kasus TB pada 2025.

Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjutnya, menegaskan komitmen mengentaskan TB melalui penguatan layanan kesehatan dan dukungan infrastruktur bagi kader kesehatan di lapangan.

“Kami bertekad mengentaskan TB di Gowa. Kami berharap dukungan infrastruktur dan alat pendukung bagi kader agar upaya eliminasi TB dapat terwujud,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kader kesehatan di 18 kecamatan berperan penting dalam menjangkau pasien TB. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat komitmen lintas wilayah secara berkelanjutan.

“Mari kita berkomitmen bersama dalam menekan dan mencegah TB di Gowa sehingga daerah kita bisa bebas dari penyakit ini. Kami sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Baca juga: ⇒ Bupati Gowa Tangani Warga Miskin Ekstrem di Pallangga

Program One Day One

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa menjalankan Program One Day One District atau Sehari di Kecamatan yang mencakup pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah menjangkau kasus TB sekaligus mendukung sektor lain seperti pendidikan, pertanian, koperasi, dan pelayanan publik. Pemerintah melaksanakan program ini secara rutin dua kali dalam sebulan.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa penanganan TB masuk dalam program prioritas nasional yang dipantau langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

“Negara kita memiliki delapan program prioritas yang dipantau langsung oleh Presiden, salah satunya penanganan stunting melalui MBG, serta eliminasi TB,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan akan menyalurkan alat rontgen ke Kabupaten Gowa untuk mendukung deteksi dini TB dan penyakit lainnya. Dari total 2.015 kasus TB yang terdiagnosis pada 2025, para kader ditargetkan menjangkau pasien secara menyeluruh.

“Begitu peralatan dikirim, segera lakukan pemetaan penggunaan rontgen. Tidak hanya untuk TB, tetapi juga mendeteksi penyakit lain. Pemeriksaan juga harus mencakup keluarga pasien karena TB adalah penyakit menular,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penanganan TB melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Dalam Negeri serta dukungan TNI dan Polri, mengikuti pola penanganan Covid-19 sebelumnya.

“Kami hadir untuk melakukan sosialisasi program. Peralatan akan masuk secara bertahap, sebagian bahkan sudah bisa masuk besok, dan ditargetkan lengkap hingga Juni. Program TB ini memiliki anggaran yang harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dr. Evi Mustikawati Arifin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr. Haris Usman, Direktur RSUD Syekh Yusuf dr. Gaffar, serta Tim Percepatan Penanggulangan TBC Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Baca juga: ⇒ Bupati Gowa Turun Langsung ke Rumah KME, Siapkan Bantuan Rumah Layak Huni 

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250