Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Lokal

Preservasi Jalan MYP Paket 1 Sulsel Signifikan, Dibutuhkan Dukungan Masyarakat

×

Preservasi Jalan MYP Paket 1 Sulsel Signifikan, Dibutuhkan Dukungan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
penanganan preservasi jalan paket 1 ruas jl letjen hertasning sta 1+725 l di makassar progres signifikan
PRESERVASI JALAN — Pekerjaan Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 pada ruas Jl. Letjen Hertasning STA 1+725 L di Makassar, Sabtu, (31/1/2026). Progres overlay signifikan melalui skema Multiyears Project (MYP) Provinsi Sulawesi Selatan. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Penanganan preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multiyears Project (MYP) menunjukkan perkembangan signifikan.

Manfaatnya mulai dirasakan masyarakat di ruas Jalan Hertasning, Kota Makassar, dan ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot pengerjaan Jalan Multiyears Project (MYP) Paket 1 guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan di dua wilayah tersebut.

Menurutnya, peningkatan dan pelestarian jalan menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah provinsi untuk memperbaiki konektivitas antarwilayah, mengurai kepadatan lalu lintas, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendorong dan mendukung pembangunan ini, serta bersama-sama mengawal kemajuan pekerjaan di lapangan,” ujarnya.



Baca juga: Jalan Balielo Wajo Rampung, Bantuan Rp5 Miliar Terealisasi


Dukungan Warga Dibutuhkan

Proyek preservasi Jalan Paket 1 mencakup dua ruas strategis, yakni Jalan Hertasning di Kota Makassar dan ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa.

Pemerintah memaksimalkan skema Multiyears Project (MYP) untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan pekerjaan di lapangan.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meminta warga yang bermukim di sepanjang ruas pekerjaan ikut membantu kelancaran pelebaran jalan.

Ia berharap masyarakat memberikan akses di area depan rumah maupun tempat usaha jika dibutuhkan untuk pengaturan badan jalan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyadari proses pengerjaan berpotensi mengganggu akses dan kenyamanan pengguna jalan.

Pemerintah pun menyampaikan permohonan maaf atas dampak sementara yang timbul selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mohon maaf atas terhambatnya akses sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama agar kondisi jalan depan lebih baik, aman, dan nyaman dilalui,” tutupnya.


Baca juga:

Example 468x60
Example 300250