Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Internasional

Wapres Gibran Tekankan Kemitraan yang Memberdayakan di KTT G20

×

Wapres Gibran Tekankan Kemitraan yang Memberdayakan di KTT G20

Sebarkan artikel ini

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengingatkan dunia bahwa kemitraan internasional harus didasarkan pada prinsip keadilan dan saling memberdayakan, bukan pada dominasi atau ketergantungan.

Pesan tersebut disampaikan Gibran dalam wawancara setelah pidatonya pada sesi ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Johannesburg Expo Center, Afrika Selatan.

“Setiap negara berhak menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensinya. Kemitraan harus memberikan manfaat, bukan justru membuat negara-negara tergantung pada pihak lain,” tegas Gibran.

Gibran yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, menambahkan bahwa Indonesia terus memperjuangkan kepentingan negara-negara Global South dalam forum G20.

Menurutnya, Indonesia secara konsisten mengangkat isu keadilan ekonomi dan hak untuk menentukan arah pembangunan nasional, terutama di tengah ketimpangan global.

Gibran juga mengkritik model kerja sama internasional yang justru mendikte negara-negara berkembang.

Ia menegaskan bahwa praktik semacam itu harus dihentikan, dan negara-negara harus berkomitmen pada prinsip saling menghargai dan memberdayakan.

Pada forum G20 ini, Wapres Gibran membahas sejumlah isu penting, termasuk pembiayaan pembangunan yang adil, solusi terhadap krisis pangan, dan pentingnya inovasi dalam bidang teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI). Ia juga mengangkat pencapaian Indonesia dalam sistem pembayaran digital yang efisien seperti QRIS, yang diharapkan bisa diadopsi lebih luas di dunia.

Dalam pidatonya, Gibran mengingatkan tentang tantangan ketahanan pangan global, dengan ratusan juta orang masih hidup dalam ancaman kelaparan. Ia menyarankan agar program yang memberdayakan petani dan pelaku usaha lokal, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia, bisa menjadi contoh bagi negara lain.

Selain itu, Gibran turut menyuarakan perhatian terhadap krisis kemanusiaan di Gaza, Ukraina, Sudan, dan wilayah Sahel, dan menekankan bahwa kemanusiaan harus menjadi prioritas dalam kebijakan global.

Di sela-sela KTT G20, Gibran juga menghadiri pertemuan MIKTA dan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan pemimpin dari negara-negara seperti Ethiopia, Vietnam, Angola, Finlandia, serta organisasi internasional seperti WTO dan UNCTAD, untuk memperkuat kerjasama internasional.

Example 468x60
Example 300250
Example 728x250