JAMLIMA.COM, SIDRAP — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana angin kencang di Kecamatan Lanrisang dan Mattiro Bulu beberapa waktu lalu terus mengalir dari berbagai pihak.
Sebagai wujud kehadiran pemerintah daerah, Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid kembali turun langsung menyerahkan bantuan uang tunai kepada para korban bencana angin kencang.
Dukungan tersebut menguatkan warga terdampak untuk bangkit dan mulai menata kembali kehidupan setelah bencana melanda wilayah mereka.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (24/12). Pemerintah Kabupaten Pinrang menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp367.150.000 kepada warga terdampak.
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan Hamid menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian sosial yang masyarakat dan berbagai pihak tunjukkan dalam membantu korban bencana.
Ia menilai solidaritas yang tumbuh mencerminkan kuatnya semangat persatuan dan saling membantu di tengah masyarakat Kabupaten Pinrang, terutama saat menghadapi musibah.
Menurut Bupati Irwan, kebersamaan dan empati sosial menjadi modal penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempercepat proses pemulihan, khususnya perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana,” ungkapnya.
Selain untuk rehabilitasi hunian, pemerintah daerah juga mengarahkan pemanfaatan bantuan tersebut guna memulihkan tempat usaha masyarakat yang terdampak.

Harapan Bupati untuk Warga Pascabencana
Dengan pulihnya sarana usaha, Bupati Irwan berharap aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyalurkan dana rehabilitasi untuk memperbaiki sarana pendidikan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang.
Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada sektor permukiman, tetapi juga mencakup fasilitas umum yang menunjang kehidupan sosial masyarakat.
Bupati Irwan berharap bantuan ini memberi manfaat nyata dan meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang terus meningkatkan upaya rehabilitasi sosial pascabencana dari waktu ke waktu.
“Bencana memang tidak kita harapkan, namun kehadiran pemerintah dan kepedulian bersama harus selalu ada agar masyarakat tidak berjuang sendirian,” pungkasnya. (*)
Baca juga: https://jamlima.com/paska-bencana-pinrang-bupati-irwan-hamid-turun-langsung-berikan-bantuan/

























