Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Nada Lama Bertemu Kembali, Alwarda Wisatananda Reborn Satukan Musisi Sidrap

×

Nada Lama Bertemu Kembali, Alwarda Wisatananda Reborn Satukan Musisi Sidrap

Sebarkan artikel ini
reuni komunitas seni alwarda wisatananda reborn di sidrap
REUNI - Suasana reuni akbar Alwarda Wisatananda Reborn bersama Bersama Bupati Sidrap di Monumen Ganggawa, Sidrap, yang mempertemukan musisi lintas generasi dalam nuansa nostalgia dan kebersamaan. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, SIDRAP — Nada, ingatan, dan kebersamaan menyatu di Monumen Ganggawa, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (10/1/2026).

Di ruang itulah Alwarda Wisatananda Reborn menggelar reuni akbar, mempertemukan kembali para musisi lintas generasi yang pernah tumbuh dalam satu rumah seni.

Reuni ini tidak sekadar temu kangen. Alwarda Wisatananda Reborn menjadikannya panggung silaturahmi, ruang berbagi cerita, dan titik temu semangat lama dengan gairah baru.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir bersama Wakil Bupati Nurkanaah, menyapa langsung para pegiat seni yang selama ini menjaga denyut musik di Sidrap.

Kehangatan terasa sejak awal acara. Tawa, pelukan, dan obrolan ringan mengalir di antara para alumni dan anggota komunitas.

Mereka datang dengan latar berbeda, namun membawa ingatan yang sama: proses panjang berkesenian yang membentuk karakter dan kebersamaan.

Nada Bertemu Kembali

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi peran Alwarda Wisatananda sebagai ruang tumbuh para musisi daerah.

Ia menyebut komunitas ini bukan sekadar tempat belajar musik, tetapi juga ruang pembentukan mental, disiplin, dan solidaritas.

“Sidrap melahirkan talenta-talenta berbakat yang mampu tampil di tingkat nasional. Salah satunya Andi Syakira. Itu lahir dari proses panjang dan ekosistem seni yang dijaga bersama,” ujar Syaharuddin.

Ia menilai keberhasilan para musisi Sidrap tidak datang secara instan. Menurutnya, Alwarda Wisatananda telah lama menjadi wadah pembinaan yang memberi ruang eksplorasi, keberanian tampil, dan konsistensi berkarya.

Syaharuddin juga mengajak para musisi senior untuk terus berbagi pengalaman dan membuka jalan bagi generasi baru.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga mata rantai regenerasi, sembari mengenang jasa almarhumah H. Marzuki dan para tokoh seni yang meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan musik di Sidrap.

“Saya mengucapkan selamat atas Reuni Akbar Alwarda Wisatananda Reborn. Semoga komunitas ini terus hidup, tumbuh, dan memberi warna bagi Sidrap,” tuturnya.

Ketua Panitia Alwarda Wisatananda Reborn, M. Fachmy Syarief, menyebut reuni ini lahir dari kerinduan yang lama terpendam.

Ia dan tim panitia mempersiapkan kegiatan selama kurang lebih tiga bulan demi menghadirkan ruang temu yang hangat dan bermakna.

“Hari ini kita tidak hanya berkumpul, tapi merayakan perjalanan. Alwarda bukan sekadar nama, tapi rumah yang membesarkan kita bersama,” kata Fachmy.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan para tokoh masyarakat yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurutnya, dukungan itu menjadi bukti bahwa seni tetap memiliki tempat dalam denyut kehidupan daerah.

Reuni akbar ini turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Patriadi, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Suharya Angriani, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Andi Ahminarni, perwakilan Polres Sidrap, serta keluarga besar komunitas Alwarda Wisatananda.

Baca juga: ⇒ Melestarikan Budaya, Menjaga Masa Depan: Festival Budaya Morowali PT Vale Perkuat Tradisi Lokal

Example 468x60
Example 300250