Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol Lebaran 2026

×

Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
menteri ketenagakerjaan yassierli melepas program mudik gratis kemnaker bagi pekerja dan ojol menjelang lebaran 2026
MUDIK GRATIS KEMNAKER — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melepas program mudik gratis bagi 12.690 pekerja dan pengemudi ojol menjelang Lebaran 2026. Program ini menyiapkan 230 bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengoordinasikan program mudik gratis Lebaran 2026 bagi 12.690 pekerja dan buruh serta keluarganya.

Program ini juga melibatkan pengemudi ojek online (ojol) agar lebih banyak pekerja mudik lebaran ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Program mudik gratis tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Kemnaker menyiapkan 230 armada bus yang akan mengangkut peserta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.


Baca juga: Menhub Dudy Soroti Truk Logistik Picu Antrean Gilimanuk


Dukungan Pemerintah Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan program tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada para pekerja menjelang Lebaran 2026.

Selain itu, pemerintah juga mendorong dunia usaha agar memberikan dukungan nyata kepada karyawan.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas mudik gratis bagi pekerja/buruh dan ojol di Kemnaker. Ini baru satu titik dari sekian titik yang kita koordinasikan,” jelas Yassierli.

Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan kehadiran pemerintah dalam pelepasan mudik gratis juga menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang memberi fasilitas tambahan bagi pekerjanya.

“Kami sangat mengapresiasi ketika perusahaan memberikan fasilitas di luar kewajiban, seperti mudik gratis, daycare, dan fasilitas lainnya. Kepedulian seperti ini penting karena membuat pekerja merasa diperhatikan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kemnaker bersinergi dengan sejumlah mitra strategis dari berbagai sektor.

Kolaborasi tersebut melibatkan perusahaan, BUMN, hingga serikat pekerja untuk menyukseskan program mudik gratis tahun ini.

Selain itu, Yassierli menegaskan program tahun ini memiliki perluasan manfaat dibanding tahun sebelumnya.

Pemerintah tidak hanya memfasilitasi pekerja formal, tetapi juga melibatkan pengemudi ojol dalam program tersebut.

“Tahun ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita juga melibatkan teman-teman ojol untuk menikmati manfaat dari program mudik gratis ini,” ujarnya.


Baca juga: Pemprov Sulsel Siagakan Ambulans dan Tim Medis di Posko Mudik Selama Operasi Ketupat 2026


Prioritas Keselamatan Mudik

Di sisi lain, Kemnaker juga memperhatikan aspek keselamatan perjalanan pemudik.

Karena itu, pemerintah melakukan pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap pengemudi bus dan kernet di sejumlah titik pemantauan.

Pemeriksaan tersebut berlangsung di enam wilayah, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kemnaker, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, dan sejumlah perguruan tinggi.

Pengecekan meliputi kondisi kesehatan hingga kesiapan kerja pengemudi melalui sejumlah pengujian.

Menurut Yassierli, kondisi fisik pengemudi sangat menentukan tingkat kewaspadaan selama perjalanan mudik, sehingga upaya pemeriksaan ini diharapkan dapat memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan lancar hingga tiba di kampung halaman.


Example 468x60
Example 300250