Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahLokal

Rumah Warga Hangus Akibat Korsleting Listrik, Bantuan Langsung Diberikan Pemerintah

×

Rumah Warga Hangus Akibat Korsleting Listrik, Bantuan Langsung Diberikan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
wakil bupati aceh tengah muchsin hasan meninjau korban kebakaran di kampung mengaya kecamatan bintang untuk penyaluran bantuan bencana
KEBAKARAN ACEH TENGAH — Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan meninjau korban kebakaran di Kampung Mengaya, Kecamatan Bintang, Jumat (3/4/2026). Bantuan disalurkan untuk pemulihan korban. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, TAKENGON — Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, kembali mengunjungi korban kebakaran rumah di Kampung Mengaya, Kecamatan Bintang, Jumat (3/4/2026), sekaligus menyalurkan bantuan untuk pemulihan korban.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) menghanguskan seluruh isi rumah milik Mustapa Perwira, termasuk dokumen kependudukan dan dokumen pendidikan.

Satu unit sepeda motor berhasil diselamatkan karena berada di luar rumah saat kejadian.

Peristiwa ini diduga akibat korsleting listrik saat seluruh anggota keluarga berada di kebun, sehingga tidak ada yang mengetahui kebakaran terjadi.

“Pada saat kejadian kami sekeluarga berada di kebun. Barang-barang habis seluruhnya karena masyarakat juga tidak melihat, karena ada acara di salah satu rumah warga,” ujar Mustapa.

Lokasi rumah yang relatif jauh dari permukiman warga juga membuat proses penanganan awal mengalami kendala.

Meski demikian, masyarakat bersama petugas pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Bintang bergerak cepat untuk mengendalikan api.


Baca juga: Bupati Pangkep Tinjau Kebakaran Mappasaile, Serahkan Bantuan Darurat untuk Warga Terdampak


Bantuan Lengkap untuk Korban

Pemerintah daerah melalui berbagai instansi langsung menyalurkan bantuan.

Kepala Dinas Dukcapil, Aulia Putra, menyerahkan dokumen baru berupa KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran untuk menggantikan dokumen yang terbakar.

Selanjutnya, melalui Kepala Dinas Sosial, Windi Darsa, disalurkan bantuan material seperti seng, triplek, paku, serta sembako dan pakaian layak pakai.

Kalaksa BPBD, Andalika, juga menyerahkan bantuan masa panik berupa uang tunai sebesar Rp2 juta beserta sembako.

Selain itu, Baitul Mal turut menyalurkan bantuan tambahan berupa uang tunai sebesar Rp2,5 juta yang diberikan langsung oleh Wabup kepada korban.

Muchsin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana.

“Kami tetap bersama masyarakat dalam kondisi apa pun. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban meskipun belum sepenuhnya mengganti kerugian,” ujarnya.

Dalam perjalanan, Wabup juga meninjau tiga unit rumah korban bencana hidrometeorologi di Kampung Kejurun Syiah Utama.

Ia turut melihat kondisi seorang lansia, Ibu Sumarni, yang direncanakan akan mendapatkan bantuan rutin dari Baitul Mal setelah proses verifikasi.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan Safari Shalat Jumat di Masjid Nasar Akmal Kampung Nosar sebagai bagian dari kegiatan rutin pemerintah daerah.


Example 468x60
Example 300250