Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

IPBAL Dipantau, Ratusan Bayi di Luwu Timur Sudah Terbit Akta Lahir

×

IPBAL Dipantau, Ratusan Bayi di Luwu Timur Sudah Terbit Akta Lahir

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Dukcapil Luwu Timur Ir. Nursih Hariani bersama Tim IPBAL memantau layanan akta kelahiran di fasilitas kesehatan
IPBAL LUWU TIMUR — Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Timur, Ir. Nursih Hariani, bersama Tim IPBAL melakukan monitoring layanan administrasi kependudukan di fasilitas kesehatan di Luwu Timur. Monitoring dilakukan untuk verifikasi dokumen digital dan penyerahan langsung Akta Kelahiran, KIA, dan KK kepada ibu melahirkan. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, LUWU TIMUR — Tim Inovasi Ibu Pulang Bawa Akta Lahir (IPBAL) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur melakukan monitoring layanan di tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Mangkutana, Puskesmas Tomoni, dan RSUD I Lagaligo.

Monitoring dipimpin Kepala Dinas Dukcapil Luwu Timur, Ir. Nursih Hariani, untuk memverifikasi dokumen fisik yang sebelumnya diunggah melalui formulir digital.

Sekaligus menyerahkan langsung dokumen kependudukan kepada para ibu yang melahirkan.

Dokumen yang diserahkan meliputi Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui.

Berdasarkan hasil monitoring, melalui skema IPBAL di RSUD I Lagaligo Wotu telah diterbitkan sekitar 100 Akta Kelahiran bayi baru lahir.

Sementara di Puskesmas Mangkutana tercatat sekitar 60 bayi, dan di Puskesmas Tomoni sekitar 40 bayi telah memperoleh dokumen kependudukan tersebut.

Program IPBAL menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak identitas anak sejak dini.

Program ini dirancang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur untuk mempermudah akses layanan administrasi kependudukan hingga menjangkau wilayah pelosok desa.

Melalui IPBAL, setiap ibu yang melahirkan di fasilitas kesehatan dapat langsung membawa pulang Akta Kelahiran, KIA, dan KK terbaru.

Tanpa harus kembali mengurus administrasi ke Kantor Dukcapil di Malili. Skema ini dinilai mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pencatatan kelahiran.

Baca juga: ⇒ Launching Aplikasi SIAP PAKDE, Bupati Husniah Talenrang Ajak Desa Jadi Motor Pembangunan Gowa

IPBAL Terobosan Strategis

Kepala Dinas Dukcapil Luwu Timur, Ir. Nursih Hariani, menjelaskan terdapat lima alasan penting mengapa IPBAL menjadi terobosan layanan yang berdampak strategis.

Pertama, negara hadir sejak detik pertama kehidupan karena anak yang lahir langsung tercatat secara hukum sebagai warga negara.

Kedua, hak anak terlindungi sejak dini karena dokumen identitas membuka akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, hingga perlindungan hukum.

Ketiga, IPBAL meringankan beban ibu dan keluarga dengan mengurangi biaya, tenaga, dan waktu, sebab seluruh layanan diselesaikan di fasilitas kesehatan tanpa proses administrasi berulang.

Keempat, program ini mencegah keterlambatan pencatatan kelahiran yang selama ini kerap baru diurus bertahun-tahun setelah anak lahir.

Kelima, IPBAL selaras dengan pelayanan publik yang humanis karena layanan kependudukan tidak hanya membantu ibu dan bayi secara fisik, tetapi juga menjamin kepastian dan masa depan anak.

“Dengan hadirnya IPBAL, kami berharap angka kepemilikan Akta Kelahiran dan KIA di Kabupaten Luwu Timur terus meningkat, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Nursih Hariani.

Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pencatatan Sipil Rosmala Dewi Amir, Kepala Puskesmas Tomoni dan Mangkutana, Kasubag Umum dan Keuangan RSUD I Lagaligo, serta Kepala Seksi P2SL RSUD I Lagaligo.


Baca juga: ⇓⇓

Example 468x60
Example 300250