
NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat terdapat 280-san orang yang dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.
Jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun BNPB hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 18.49 WIT.
Berikut data korban meninggal dan korban hilang yang Terdampak Banjir Tanah Longsor,
KORBAN HILANG :
- Aceh : 51 orang
- Sumatra Utara (Sumut): 143 orang
- Sumatra Barat (Sumbar): 85 orang
KORBAN MENINGGAL
- Aceh : 47 orang
- Sumatra Utara (Sumut): 166 orang
- Sumatra Barat (Sumbar): 90 orang
Sementara di Aceh korban luka-luka sebanyak 8 orang. Korban terbanyak berasal dari Bener Meriah, Aceh Tenggara dan Aceh Tengah.
Kemudian di Sumut, dampak terbesar terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga.
Sedangkan di Sumbar tercatat ada 10 korban luka. Korban terbanyak berasal dari wilayah Kabupaten Agam.
Sesuai data BNPB, terdapat 354 kecamatan di Aceh, Sumut dan Sumbar yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Rincian Kecamatan Terdampak Banjir Tanah Longsor:
- 166 kecamatan di Aceh,
- 99 kecamatan di Sumut
- 89 kecamatan di Sumbar.
Hingga berita ini ditayangkan, dua daerah yang perlu mendapat perhatian khusus karena terisolir adalah kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
“Kabupaten dan kota yang saya sampaikan, yang sekarang masih perlu mendapat perhatian serius adalah Tapanuli Tengah dan Sibolga,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi bersama Menko PMK di Sumatera Utara pada Minggu, (30/11/2025).

























