Scroll untuk baca artikel
EnterLokal

Viral TikTok Asusila di Aceh, Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Penyebar

×

Viral TikTok Asusila di Aceh, Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Penyebar

Sebarkan artikel ini
polisi selidiki video viral tiktok asusila aceh
VIRAL — Aparat kepolisian menyelidiki kasus video live TikTok yang diduga bermuatan asusila di Aceh, April 2026. (foto/ilustrasi)

JAMLIMA.COM, BANDA ACEH — Video yang diduga bermuatan asusila dari siaran langsung TikTok di Aceh viral di media sosial dan kini dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Konten tersebut menyebar luas dalam waktu singkat dan memicu keresahan publik.

Dalam hitungan jam setelah beredar, potongan video menyebar ke berbagai platform. Ribuan pengguna ikut merespons, membuat kasus ini cepat menjadi sorotan seperti dalam kasus viral.

Beredarnya video tersebut menjadi perhatian karena diduga melanggar norma dan berpotensi melanggar hukum.

Terlebih, ada indikasi keterlibatan pihak di bawah umur.

Polda Aceh memastikan telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Seorang remaja perempuan yang diduga terkait dalam video telah diperiksa sebagai saksi dengan pendampingan.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan penanganan dilakukan secara hati-hati.

“Kami sedang melakukan penyelidikan terkait video yang beredar. Penanganan dilakukan dengan mengedepankan perlindungan, terutama jika ada pihak di bawah umur,” ujarnya.

Polisi juga menelusuri jalur distribusi video untuk mengidentifikasi pihak yang pertama kali menyebarkan konten tersebut sebagai bagian dari penanganan hukum.

Hingga saat ini, waktu pasti kejadian dan lokasi detail terkait video tersebut belum dipublikasikan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan video tersebut.

Selain berpotensi melanggar hukum, penyebaran ulang juga dapat memperluas dampak negatif di masyarakat.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya literasi digital, khususnya dalam penggunaan media sosial di kalangan remaja.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab.