Scroll untuk baca artikel
Lokal

Stunting Gowa Turun Jadi 17 Persen, Raih Terbaik III Regional Sulawesi dan Insentif Rp1 Miliar

×

Stunting Gowa Turun Jadi 17 Persen, Raih Terbaik III Regional Sulawesi dan Insentif Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
bupati gowa sitti husniah talenrang menerima penghargaan kemendagri kategori kemiskinan dan stunting
PENGHARGAAN GOWA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Jumat (29/5/2026). Gowa meraih Terbaik III kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting serta menerima Rp1 miliar. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, KENDARI — Pemerintah Kabupaten Gowa meraih Terbaik III Regional Sulawesi setelah dinilai berhasil menekan angka stunting dan kemiskinan melalui program intervensi langsung kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).

Gowa meraih penghargaan pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Atas capaian itu, Pemkab Gowa memperoleh dana insentif sebesar Rp1 miliar.

Penghargaan diterima Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis.


Baca juga: Prevalensi Stunting Terendah di Sulsel, Gowa Raih Dua Penghargaan


Stunting Gowa Turun

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan penghargaan tersebut menjadi hasil kerja bersama pemerintah daerah dan perangkat daerah

Termasuk PKK dan berbagai pihak yang terlibat dalam program penanganan stunting serta kemiskinan.

Menurutnya, Pemkab Gowa menjalankan sejumlah intervensi untuk mendukung penurunan stunting.

Program itu antara lain dilakukan melalui pembagian sembako dan pemberian telur kepada keluarga penerima manfaat.

Langkah tersebut diarahkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak dan keluarga.

Hal tersebut, terutama bagi kelompok masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Berkat seluruh program yang menyentuh langsung masyarakat dan kerja bersama, angka stunting di Kabupaten Gowa berhasil ditekan dari 21 persen menjadi 17 persen,” kata Husniah Talenrang.

Ia menegaskan, stunting tidak bisa dipisahkan dari kondisi kemiskinan keluarga.

Karena itu, penanganan stunting harus dijalankan beriringan dengan program pengentasan kemiskinan.

“Banyak keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan gizi anak karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, program penurunan stunting dan penurunan kemiskinan harus berjalan secara sinkron,” ujarnya.


Baca juga: Cara Gowa Menjangkau Anak Zero Dose, dari Data Nama-Alamat hingga Jemput Bola


Kemiskinan Ikut Turun

Selain stunting, Pemkab Gowa juga mencatat penurunan angka kemiskinan dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen.

Husniah Talenrang menyebut capaian itu diperkuat melalui Program Orang Tua Asuh yang dijalankan pada 100 hari pertama. Saat masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.

Melalui program tersebut, pejabat perangkat daerah, khususnya eselon II dan eselon III, mendampingi keluarga miskin ekstrem serta keluarga yang memiliki risiko stunting.

Pendampingan itu diarahkan agar keluarga sasaran dapat meningkatkan kesejahteraan, memiliki sumber pendapatan lebih baik, dan keluar dari kondisi kemiskinan ekstrem.

“Alhamdulillah, hasilnya cukup menggembirakan. Angka kemiskinan di Kabupaten Gowa berhasil turun dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen,” kata Husniah.

Ia menambahkan, Program Orang Tua Asuh membantu keluarga miskin ekstrem agar lebih mandiri dan mampu memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penghargaan diberikan kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada sejumlah bidang strategis.

“Dimulai di bidang penanganan pengangguran, kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, dan satu lagi creative financing,” kata Tito.

Menurut Tito, apresiasi tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Pemkab Gowa berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menekan kemiskinan ekstrem dan mempercepat penurunan stunting di daerah.


Baca juga: Asmawati, Ibu 3 Anak di Pallangga, Dapat Bedah Rumah dan Bantuan ZMart