Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Bupati Patahudding Pimpin Tanam Perdana Bibit Kakao di Desa Tallang

×

Bupati Patahudding Pimpin Tanam Perdana Bibit Kakao di Desa Tallang

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu memberikan sambutan pada kegiatan penanaman perdana bibit kakao di Desa Tallang
BIBIT KAKAO - Bupati Luwu saat menghadiri kegiatan penanaman perdana bibit kakao di Desa Tallang, Kecamatan Suli Barat, bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, LUWU — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Luwu memulai penanaman perdana bibit kakao di Desa Tallang, Kecamatan Suli Barat, Minggu (21/12/2025).

Program ini menjadi langkah awal penguatan sektor perkebunan dengan menempatkan kakao sebagai komoditas unggulan daerah.

Bupati Luwu Patahudding menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama Anggota DPRD Kabupaten Luwu Akbar Sunali,

Penjabat Sekretaris Daerah Luwu Muhammad Rudi, unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.

DPRD Dukung Distribusi Bibit Tepat Sasaran

Dalam sambutannya, Akbar Sunali mengapresiasi kehadiran kepala daerah pada kegiatan penanaman perdana itu.

Ia menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Luwu untuk mendukung penuh program prioritas pemerintah daerah, khususnya pengadaan dan pendistribusian bibit perkebunan.

Akbar menjelaskan bahwa pemerintah daerah harus menyalurkan bibit kakao, durian, dan alpukat secara tepat sasaran melalui mekanisme calon petani dan calon lahan (CPCL).

Ia juga meminta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Pendampingan ini memastikan petani menanam bibit dengan benar dan memperoleh dampak ekonomi, terutama di Kecamatan Suli Barat,” ujarnya.

Akbar menambahkan bahwa pemerintah daerah terus menunjukkan perhatian terhadap Suli Barat melalui berbagai program pembangunan.

Program tersebut meliputi pembangunan jembatan dan jalan, peningkatan sarana pendidikan, rehabilitasi puskesmas, serta pembangunan pustu di Desa Tallang.

Bupati: Kakao Jadi Prioritas Nasional

Sementara itu, Bupati Patahudding menjelaskan bahwa sepanjang 2025 Pemerintah Kabupaten Luwu menyalurkan bantuan bibit perkebunan dalam jumlah besar.

Bantuan itu mencakup 127 ribu bibit kakao, 13 ribu bibit durian, serta bibit alpukat untuk meningkatkan produksi dan menjaga ketersediaan komoditas pasar.

Ia menegaskan bahwa kakao menjadi salah satu komoditas prioritas nasional. Bahkan, Kabupaten Luwu diproyeksikan menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang pada 2026 menerima bantuan hingga delapan juta bibit kakao dari Kementerian Pertanian.

“Pemerintah memberikan bantuan ini agar masyarakat memiliki komoditas bernilai ekonomi dengan pasar yang jelas. Karena itu, petugas harus menyiapkan data CPCL secara akurat dan penyuluh perlu aktif mendampingi petani,” kata Patahudding.

Selain sektor perkebunan, Bupati juga memaparkan program prioritas lain yang terus berjalan.

Program tersebut mencakup pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan layanan kesehatan, revitalisasi sekolah, bantuan pertanian, serta penguatan program keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Dorong Kesejahteraan Petani

Patahudding menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat kehidupan sosial.

Ia berharap program perkebunan ini membuka sumber penghidupan baru bagi petani dan mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Penanaman perdana bibit kakao di Desa Tallang diharapkan memacu peningkatan produktivitas kakao di Kecamatan Suli Barat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kabupaten Luwu. (*)

Baca juga:  https://jamlima.com/akibat-efisiensi-dana-transfer-pusat-apbd-luwu-tahun-2026-alami-penurunan/

 

Example 468x60
Example 300250