Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Entertainment

Perjalanan Panjang KOMENG, dari Komedian Menjadi Senator

×

Perjalanan Panjang KOMENG, dari Komedian Menjadi Senator

Sebarkan artikel ini
Alfiansyah Bustami yang lebih dikenal sebagai Komeng. (foto/ist)

JAMLIMA.COM,JAKARTA — Alfiansyah Bustami yang lebih dikenal sebagai Komeng, lahir 25 Agustus 1970, adalah pelawak, pemeran, penyiar radio dan presenter.

Pada Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024, Komeng mencalonkan diri sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Jawa Barat.

Agar lebih mudah dikenali, ia mengubah nama resminya dari Alfiansyah Bustami menjadi Alfiansyah Komeng.

Saat pemilihan tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya mempertahankan nama lahirnya Alfiansyah dalam nama resmi barunya agar namanya berada di urutan teratas surat suara berdasarkan abjad.

Komeng memperoleh hampir 5,4 juta suara, dengan selisih suara terbanyak di antara 54 calon senator di Jawa Barat.

Dirinya paling banyak diterima oleh calon senator Indonesia mana pun hingga saat ini, jika dibandingkan dengan perolehan suara pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Barat, raihan Komeng masih lebih unggul.

Komeng secara sah sebagai senator anggota legislatif saat dilantik pada tanggal 1 Oktober 2024 yang lalu.

Saat rapat paripurna penghitungan suara tingkat nasional, para peserta rekapitulasi meneriakkan slogan terkenalnya, “uhuy!” saat Komeng diumumkan.

Komeng bermaksud untuk mempromosikan Hari Komedi Nasional, posisinya sebagai senator bermakasud mempromosikan komedi sebagai bagian dari budaya Indonesia di luar negeri.

Usulan Komeng didukung oleh rekan sesama komediannya yang juga beralih menjadi politikus, diantaranya Denny Cagur, yang juga terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Dari sisi keluarga, ia menikah pada tahun 1999 dengan mempersunting Aprilliana Indra Dewi, dan memiliki tiga orang anak.

Komeng juga terlibat sebagai Tenaga Sukarela Palang Merah Indonesia Kabupaten Bogor.

Termasuk turut ambil bagian dalam Komando Pasukan Lawak yang merupakan relawan Palang Merah Indonesia yang dibentuk untuk layanan dukungan psikososial.

Layanan utama dalam respons Palang Merah Indonesia ini bertujuan membantu penyintas bencana pulih dari trauma akibat bencana.

Sebagai bagian dari relawan, Komeng pernah terjun membantu penanganan bencana Tsunami Selat Sunda 2018 dan Gempa bumi Cianjur 2022.

Riwayat pendidikan Komeng, awalnya di SD Negeri 4 Citeureup, Bogor (1976–1983), kemudian dilanjutkan ke SMP Taman Siswa Jakarta (1983–1986), dan SMA Swasta Taman Madya IV (1986–1989).

Sebelum menjadi komedian, Komeng pernah kuliah di Akademi Bisnis Indonesia, tetapi tidak tamat. Selama berkuliah ia pernah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat ABA-ABI di tahun 1990-an.

Setelah tiga kali berpindah tempat kuliah, pada 2014 hingga 2018, Komeng menjalani studi dalam jurusan manajemen dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana Bekasi.

Skripsinya berjudul “Pengaruh Disiplin dan Pemberdayaan terhadap Profesionalisme Anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia Jawa Barat”.

Komeng mulai berpartisipasi dalam sebuah judul acara komedi pada tahun 1989 dan mendapatkan popularitas saat tampil dalam acara komedi sepanjang tahun 1990-an. (*)

 

 

Example 468x60
Example 300250
gadis dan lelaki muda mengenakan busana merah merayakan tahun baru imlek dengan latar lampion dan dekorasi tionghoa
Entertainment

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Bagi banyak warga Tionghoa, Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender. Sebaliknya, mereka memaknainya sebagai ruang bersama untuk saling mengirim doa, menebar berkah,…