Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Bupati Gowa Husniah Talenrang Percepat Distribusi MBG 3B

×

Bupati Gowa Husniah Talenrang Percepat Distribusi MBG 3B

Sebarkan artikel ini
bupati gowa sitti husniah talenrang memimpin rapat koordinasi distribusi makanan bergizi gratis di kantor dinas ppkb gowa
MBG 3B — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memimpin rapat koordinasi percepatan distribusi Makanan Bergizi Gratis di Kantor Dinas PPKB Gowa, Jumat (27/2). Program menyasar Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar Rapat Koordinasi percepatan pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B), di Ruang Rapat Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Jumat (27/2/2026).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan komitmennya menjadikan Gowa sebagai daerah percontohan di Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.

“Program MBG ini adalah program prioritas nasional. Tidak akan sempurna tanpa kolaborasi seluruh pihak. Kita ingin sasarannya lebih tepat lagi, apalagi stunting juga menjadi program prioritas pusat,” ungkapnya.


Baca juga: Wabup Gowa Resmikan SPPG Bajeng Barat, Targetkan Layanan Gizi Merata



Percepatan MBG Gowa

Bupati Talenrang menyebut kolaborasi antara SPPG dan pemerintah daerah, khususnya Dinas PPKB, sangat krusial.

Ia menilai Program Gassing Nganre selaras dengan intervensi 3B sehingga perlu disinergikan optimal.

Capaian penurunan stunting di Kabupaten Gowa saat ini berada di angka 17 persen. Angka tersebut menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan dan ditargetkan terus ditekan melalui kolaborasi bersama SPPG.

Ia menekankan pentingnya pengawasan kualitas dan keamanan makanan sesuai standar gizi. Pendampingan dan edukasi kepada masyarakat juga harus berjalan paralel.

“Pentingnya pengawasan di lapangan, termasuk penguatan peran Satgas dan petugas distribusi agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga serta penerima manfaat merasa puas dengan program tersebut,” lanjutnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, Shodiqin, menegaskan intervensi gizi pada sasaran 3B sangat penting dalam mencegah stunting, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).


Baca juga: Bupati Andi Utta Ngebut Perkuat MBG, SPPG Caile 02 Diluncurkan



Ribuan Penerima Manfaat

Di Sulawesi Selatan terdapat 589 SPPG. Sebanyak 348 atau sekitar 60 persen telah menyasar kelompok 3B. Khusus Kabupaten Gowa terdapat sekitar 60 SPPG dan 52 telah menyasar 3B dengan total sekitar 16 ribu penerima manfaat.

“Khusus di Kabupaten Gowa terdapat sekitar 60 SPPG dan 52 telah menyasar 3B dengan total sasaran sekitar 16 ribu penerima manfaat. Semoga seluruh SPPG dapat segera menyalurkan 100 persen intervensi kepada sasaran 3B, dengan memperkuat koordinasi antara penyuluh KB, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan pengelola SPPG agar distribusi tepat sasaran dan tidak terjadi kehilangan kontrol di lapangan,” jelasnya.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, memaparkan total sasaran MBG 3B di Gowa mencapai 46.808 orang.

Rinciannya 3.998 ibu hamil, 3.655 ibu menyusui, dan 39.155 Balita Non PAUD dengan dukungan 1.770 kader TPK.

Hingga Februari, jumlah sasaran yang telah terintervensi sebanyak 16.379 orang atau 34,99 persen.

Angka tersebut terdiri dari 1.321 ibu hamil, 2.142 ibu menyusui, dan 12.916 Balita Non PAUD. Dari 18 kecamatan, masih ada 5 kecamatan belum melaksanakan intervensi MBG 3B. Sementara dari 167 desa/kelurahan, baru 62 desa/kelurahan menjalankan program tersebut.

Rakor ini turut dihadiri jajaran perangkat daerah, kader TPK, pengelola SPPG, serta mitra kerja terkait.


Example 468x60
Example 300250