JAMLIMA.COM, NASIONAL — Ratusan pelaut Pertamina Patra Niaga tetap bertugas di laut saat Idul fitri 1447 Hijriah untuk memastikan distribusi energi nasional berjalan lancar.
Di tengah suasana Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga, para pelaut Pertamina tetap menjalankan tanggung jawabnya.
Mereka memastikan pasokan energi tetap tersedia di seluruh wilayah Indonesia.
“Kalau sudah takbir berkumandang, momen itu paling terasa. Biasanya berkumpul bersama keluarga, sekarang hanya bisa melalui video call. Tapi ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami, demi memastikan energi tetap sampai ke masyarakat,” ujar Kapten Arendra, pelaut Kapal Pertamina Gas 2.
Baca juga: Jusuf Kalla Desak Pemerintah Segera Tangani Kapal Pertamina Tertahan Selat Hormuz
Tugas di Tengah Lebaran
Kapten Arendra mengaku Idul fitri menjadi momen paling berat. Ia harus merayakan Lebaran di laut dan jauh dari keluarga.
Tahun ini menjadi kali ketiga dirinya menjalani Idul fitri di atas kapal. Meski demikian, ia tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Kapten Basuki juga merasakan hal serupa. Ia menilai Idul fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga amanah untuk memastikan energi tetap tersedia.
“Walaupun tidak bisa berkumpul dengan keluarga, kami di kapal sudah seperti keluarga kedua. Kami saling menguatkan dan tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ada kebanggaan tersendiri saat saya dan awak kapal Pertamina Gas 1 karena bisa tetap berkontribusi untuk masyarakat di momen penting seperti ini,” ungkap Basuki.
Baca juga: BBM dan LPG Langka, Bupati Lutim dan Pertamina Cari Solusi Percepatan Distribusi
Distribusi Energi Aman
Para pelaut tetap merayakan Idul fitri dengan sederhana di atas kapal. Mereka melaksanakan salat Id bersama dan berbagi hidangan.
Momen saling bermaafan berlangsung hangat. Kebersamaan antar kru menjadi penguat di tengah keterbatasan dan jarak dari keluarga.
Peran pelaut sangat penting dalam menjaga distribusi energi nasional, terutama saat Ramadhan dan Idul fitri. Kebutuhan energi biasanya meningkat pada periode ini.
Pertamina Patra Niaga mengerahkan lebih dari 345 armada kapal selama Idul fitri 1447 H.
Armada ini memastikan energi tersalurkan ke seluruh wilayah, termasuk daerah yang bergantung pada jalur laut.
Para pelaut menjadi garda terdepan dalam rantai distribusi tersebut. Mereka memastikan energi tersedia tepat waktu di berbagai daerah.
Dedikasi ini menunjukkan bahwa di balik kenyamanan masyarakat merayakan Idul fitri, ada peran penting para pelaut yang terus bekerja tanpa henti.
















