JAMLIMA.COM, MIMIKA — Aparat gabungan memperketat pengawasan di Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dalam razia yang digelar baru-baru ini saat kedatangan kapal penumpang.
Polisi menegaskan, razia ini tidak akan berhenti. Petugas akan terus melakukan pengawasan setiap kedatangan kapal untuk menjaga keamanan wilayah, khususnya terkait peredaran minuman keras ilegal yang rawan terjadi melalui jalur laut.
Kasihumas Polres Mimika IPTU Hempy Ona mengatakan, petugas memeriksa barang bawaan penumpang secara ketat. Mereka fokus pada potensi peredaran minuman keras ilegal.
“Razia ini akan terus kami lakukan agar situasi tetap aman dan tertib,” ujarnya.
Temuan Puluhan Liter Sopi
Saat KM Sirimau sandar di Pelabuhan Pomako, petugas menemukan total 99,2 liter sopi tanpa pemilik.
Petugas menemukan 32 plastik ukuran 600 mililiter. Mereka juga menemukan 16 jerigen ukuran 5 liter. Diduga, pelaku sengaja meninggalkan barang tersebut untuk menghindari pemeriksaan.
Petugas langsung mengamankan seluruh barang bukti ke Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako. Selanjutnya, petugas akan memusnahkan barang tersebut.
Petugas juga mencatat jalur laut masih rawan penyelundupan miras. Tingginya mobilitas penumpang membuat pengawasan harus diperketat.
Pengawasan Diperketat
Aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan otoritas pelabuhan terus bersiaga. Mereka mengawasi setiap kapal yang sandar di Pelabuhan Pomako.
Langkah ini penting untuk mencegah gangguan keamanan. Peredaran minuman keras lokal kerap memicu masalah di masyarakat dan menjadi perhatian dalam kebijakan pengawasan keamanan wilayah.
Petugas juga mengatur arus penumpang saat turun dan naik kapal. Mereka memastikan proses berjalan tertib dan aman.
Polres Mimika memastikan, razia akan terus dilakukan secara rutin. Langkah ini menjadi upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah pelabuhan.





















