Scroll untuk baca artikel
Lokal

Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Terus Berdatangan, Pulau Buru Kirim Ribuan Minyak Kayu Putih

×

Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Terus Berdatangan, Pulau Buru Kirim Ribuan Minyak Kayu Putih

Sebarkan artikel ini
sekda aceh menerima bantuan minyak kayu putih dari pemkab pulau buru di posko bencana aceh
BANTUAN ACEH — Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menerima bantuan 2.000 botol minyak kayu putih dari Pemkab Pulau Buru di Posko Komando Pemulihan Bencana Aceh, Selasa (21/4/2026). Bantuan ini ditujukan untuk membantu kesehatan warga terdampak bencana hidrometeorologi. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, BANDA ACEH — Bantuan untuk korban bencana Aceh terus berdatangan dari berbagai daerah. Salah satunya berasal dari Pemerintah Kabupaten Pulau Buru yang mengirim ribuan botol minyak kayu putih untuk membantu kebutuhan pengungsi.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya solidaritas lintas daerah dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh.

Sebanyak 2.000 botol minyak kayu putih ukuran 100 ml disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak, terutama dalam menjaga kondisi kesehatan di lokasi pengungsian.

Bantuan Kesehatan Pengungsi

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulau Buru, M. TH. Al Affandy, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, di Posko Komando Pemulihan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (21/4/2026).

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menilai dukungan dari Pemkab Pulau Buru sangat relevan dengan kebutuhan warga di pengungsian maupun di lokasi terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Pemkab Buru. Ini adalah bentuk persaudaraan yang melintasi jarak antara Maluku dan Aceh,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang mengapresiasi dukungan logistik tersebut sebagai bagian penting dalam masa pemulihan pascabencana.

Sementara itu, M. TH. Al Affandy menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pulau Buru terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

Menurutnya, minyak kayu putih yang dikirim merupakan produk unggulan khas Pulau Buru yang telah dikenal luas karena kualitasnya.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan keluhan kesehatan warga, terutama dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem dan kondisi lingkungan pascabencana,” jelasnya.

Minyak kayu putih dipilih karena dinilai memiliki manfaat praktis di tengah situasi darurat. Selain membantu meredakan gangguan pernapasan, produk ini juga kerap digunakan untuk menjaga kebugaran tubuh di lingkungan dengan keterbatasan fasilitas.

Di lokasi pengungsian, kebutuhan akan bantuan kesehatan ringan seperti ini menjadi penting, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak, sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan di wilayah Aceh.