- Abrasi di Dusun Cilallang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, mulai menggerus tanggul saluran dan mengancam sawah, permukiman, serta fasilitas umum.
- Bupati Pinrang Irwan Hamid meminta koordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk mencari solusi jangka panjang.
- Selain abrasi, Bupati juga mengecek fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kegiatan pembersihan irigasi untuk mendukung layanan dasar serta pertanian warga.
JAMLIMA.COM, PINRANG — Abrasi yang mulai menggerus tanggul saluran di Dusun Cilallang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Kondisi itu dinilai berisiko mengancam areal persawahan, permukiman warga, hingga sejumlah fasilitas umum di sekitar lokasi.
Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, meninjau langsung titik abrasi tersebut pada Senin, (25 /5/2026).
Ia menegaskan, kerusakan tanggul tidak boleh dibiarkan meluas karena menyangkut keselamatan warga dan keberlangsungan sektor pertanian.
Menurut Irwan, pertanian masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Karena itu, kerusakan saluran dan tanggul perlu ditangani dengan langkah teknis yang tepat.
Baca juga: Bupati Irwan Tinjau Lokasi Bencana Rob dan Tanggul Jebol, Warga Pinrang Diminta Waspada
BBWS Diminta Bertindak
Irwan mengatakan Pemkab Pinrang akan berkoordinasi intens dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.
Koordinasi itu dilakukan untuk mencari solusi jangka panjang agar abrasi tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
“Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan melakukan koordinasi intens dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan–Jeneberang untuk mencari solusi jangka panjang agar abrasi ini bisa segera ditangani dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” kata Irwan.
Ia menegaskan, penanganan abrasi harus diarahkan untuk melindungi pemukiman warga sekaligus memastikan lahan pertanian tetap produktif.
















