Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Korban Bencana di Sumatera Tembus 1.112 Jiwa, BNPB Perpanjang Tanggap Darurat di Sejumlah Daerah

×

Korban Bencana di Sumatera Tembus 1.112 Jiwa, BNPB Perpanjang Tanggap Darurat di Sejumlah Daerah

Sebarkan artikel ini
evakuasi korban banjir dan longsor di wilayah terdampak bencana di Sumatera, Desember
EVAKUASI - Petugas gabungan melakukan evakuasi korban banjir dan longsor di wilayah terdampak bencana di Sumatera, Desember 2025. (foto/thread jamlima.com)

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Rangkaian banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera menewaskan 1.112 orang.

Angka tersebut merujuk pada data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu, 24 Desember 2025.

Selain korban meninggal, tim SAR gabungan masih mencari 176 orang yang dilaporkan hilang. Ribuan warga lainnya mengalami luka-luka. Bencana hidrometeorologi ini juga berdampak langsung pada ratusan ribu penduduk sejak akhir November 2025.

BNPB menjelaskan curah hujan ekstrem yang berlangsung lama memicu luapan sungai, banjir bandang, dan longsor. Peristiwa itu terjadi di sejumlah wilayah perbukitan serta daerah aliran sungai lintas provinsi.

Rincian Korban per Provinsi

Dari total 1.112 korban meninggal, BNPB mencatat sebaran sebagai berikut:

  • Aceh: 483 jiwa
  • Sumatera Utara: 369 jiwa
  • Sumatera Barat: 260 jiwa

BNPB juga mencatat lebih dari 420 ribu jiwa terdampak bencana. Sekitar 218 ribu orang terpaksa mengungsi ke ratusan titik pengungsian di tiga provinsi tersebut.

Kerusakan parah terjadi pada permukiman dan fasilitas publik. Bencana ini merusak sedikitnya 38.700 unit rumah, dari kategori ringan hingga rusak berat. Dampak lain mencakup ratusan sekolah, puluhan fasilitas kesehatan, dan lebih dari 140 jembatan.

Material longsor masih menutup sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi. Kondisi ini terutama terjadi di kawasan perbukitan Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sehingga menghambat distribusi logistik dan mobilisasi bantuan.

Merespons situasi tersebut, BNPB memperpanjang status tanggap darurat regional Sumatera hingga awal Januari 2026. BNPB mengambil langkah ini untuk memaksimalkan pencarian korban hilang, memulihkan akses transportasi, dan mempercepat penanganan pengungsi.

Tim gabungan yang melibatkan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus bekerja di lapangan. Mereka mengerahkan alat berat dan transportasi udara untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.

Distribusi Bantuan dan Layanan Kesehatan

BNPB memastikan distribusi bantuan kemanusiaan tetap berjalan setiap hari. Rata-rata 100 ton logistik disalurkan, meliputi pangan, air bersih, obat-obatan, tenda darurat, dan perlengkapan pengungsian.

Petugas juga mengoperasikan layanan kesehatan darurat di ratusan titik. Layanan ini fokus menangani penyakit pascabencana dan memberikan dukungan psikososial bagi warga terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor susulan. Intensitas hujan masih tinggi di sejumlah wilayah Sumatera.

Pemerintah meminta warga mengikuti arahan pemerintah daerah dan segera mengungsi jika kondisi mengancam keselamatan. (*)

Baca juga: https://jamlima.com/breaking-news-bmkg-umumkan-siklon-tropis-grant-waspada-gelombang-tinggi-di-pesisir-selatan/

Example 468x60
Example 300250