- Ledakan Bom Biak terjadi di kawasan Kompleks Perikanan, Distrik Biak Kota, Papua, Minggu (31/5/2026).
- Lima warga meninggal dunia, tiga masih dicari, 19 luka ringan, dan 55 jiwa mengungsi.
- Polisi memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi karena dikhawatirkan masih ada material berbahaya.
JAMLIMA.COM, BIAK NUMFOR — Ledakan Bom Biak yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II mengguncang kawasan permukiman di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026). Lima warga dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.
Ledakan terjadi di kawasan Kompleks Perikanan Biak, sekitar Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota.
Berdasarkan keterangan awal aparat, ledakan diduga berasal dari bom bekas perang yang masih tersisa di sekitar permukiman warga.
Selanjutnya, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, ledakan tersebut terjadi pada Minggu sore.
Ia mengatakan bom bekas peninggalan Perang Dunia II meledak sekitar pukul 14.45 WIT dan menyebabkan lima warga meninggal dunia serta tiga orang belum ditemukan.
“Terdapat lima warga meninggal dunia dan tiga orang lainnya masih pencarian. Saat ini anggota masih berjaga di sekitar TKP,” ujar Ari.
Selain korban meninggal dan hilang, ledakan juga menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyebut sebanyak 19 warga mengalami luka ringan dan 55 jiwa terpaksa mengungsi dari lokasi terdampak.
“Korban luka-luka ringan 19 orang,” kata Cahyo, Senin (1/6/2026).
Baca juga: 9 Nelayan Terluka Usai Kapal Meledak di Paotere, Dievakuasi Darurat ke RSAL
Korban dan Pengungsi
Data terbaru yang disampaikan Polda Papua menunjukkan ledakan tidak hanya menimbulkan korban jiwa.
namun berdampak langsung pada warga sekitar lokasi kejadian.
Sebanyak 55 jiwa mengungsi, terdiri atas tiga balita dan 52 orang dewasa.
















