JAMLIMA.COM, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kota Parepare Tahun 2027 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah dan prioritas pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid, didampingi Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Pasennangi, serta Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka.
Musrenbang tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare, Senin (19/1/2026).
Acara tersebut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kota Parepare.
Kehadiran seluruh unsur tersebut diharapkan mampu memperkaya pembahasan sekaligus menyelaraskan program pembangunan lintas sektor.
Arah Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah bersama untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah.
“Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus memastikan bahwa perencanaan yang kita susun benar-benar partisipatif, inklusif, terukur, dan berorientasi pada hasil,” ujar Tasming Hamid.
Ia menjelaskan, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, Musrenbang RKPD bertujuan menyepakati prioritas pembangunan daerah, program dan kegiatan.

Baca juga: ⇒ Pemkot Parepare Terapkan Kebijakan Berimbang dalam Pembayaran THR Guru ASN
Selain itu kebutuhan pendanaan. Kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan RKPD Kota Parepare Tahun 2027.
Tasming Hamid menambahkan, penyusunan RKPD 2027 harus sejalan dengan visi pembangunan Kota Parepare. Yakni mewujudkan kota yang maju, berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Mantan anggota DPRD dua periode itu juga menekankan tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam Musrenbang RKPD.
Pertama, setiap usulan program harus menjawab kebutuhan riil masyarakat dan memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan.
Kedua, perencanaan perlu disusun secara sinergis dan terintegrasi antarperangkat daerah serta selaras dengan kebijakan pembangunan provinsi dan nasional.
Ketiga, aspek efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan pembangunan harus menjadi perhatian utama di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Tasming Hamid berharap Musrenbang RKPD 2027 menjadi forum dialog yang konstruktif, produktif, dan solutif. Ia mengajak seluruh peserta mengedepankan semangat kolaborasi dan kebersamaan demi terwujudnya pembangunan Kota Parepare yang lebih baik.
“Kepada seluruh peserta Musrenbang, saya mengucapkan selamat bermusyawarah. Semoga seluruh proses yang kita lalui menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas serta berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Parepare,” tandasnya.
Baca juga: ⇓

























